Kecil-kecil Cabai Rawit, Manfaat Minyak Zaitun Cukup Banyak, Belum Diketahui Banyak Orang

Nyedulur
  • 21 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Manfaat minyak zaitun atau olive oil untuk kesehatan tidak perlu diragukan. Minyak yang terbuat dari pohon zaitun ini tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, namun juga untuk perawatan kulit.

Minyak yang berasal dari tanaman mediterania ini mengandung berbai senyawa yang baik untuk kesehatan tubuh. Sebut saja vitamin E, K, lemak, dan zat besi.

Selain itu, minyak ini adalah konsentrat lemak yang diperoleh dari proses pemerasan buah zaitun. Dalam 100 mililiter minyak buah zaitun terkandung 844 kalori dan 100 gram lemak baik.

Berikut beberapa manfaat minyak zaitun untuk kesehatan yang sudah dirangkum dari CNN Indonesia.

Diet Mediterania telah terbukti secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung. Sementara minyak zaitun merupakan bahan utama dalam mendukung diet ini.

Minyak ini dipercaya dapat menurunkan peradangan, melindungi kolesterol jahat dari oksidasi, meningkatkan lapisan pembuluh darah, dan membantu mencegah pembekuan darah berlebih.

Minyak ini juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah yang menjadi faktor risiko terkuat penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian, konsumsi minyak zaitun bisa mengurangi kebutuhan pengobatan tekanan darah tinggi hingga 48 persen.

Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum di dunia. Hal ini terjadi karena penumpukan plak beta-amiloid dalam sel otak. Sebuah studi menemukan bahwa minyak zaitun dapat membantu menghilangkan plak tersebut.

Selain itu, penelitian lain juga menemukan, diet mediterania memberikan manfaat bagi fungsi otak. Namun, diperlukan lagi lebih banyak penelitian tentang keterkaitan antara minyak zaitun dengan alzheimer.

Tak hanya itu, beberapa penelitian telah mengaitkan minyak zaitun dengan penurunan risiko diabetes tipe-2. Minyak ini diketahui dapat menjaga kadar gula darah.

Dalam sebuah studi, diet Mediterania yang kaya akan minyak zaitun ditemukan dapat mengurangi risiko diabetes tipe-2 hingga 48 persen.

Artikel Lainnya