Kasihan, Ilmuwan Ini Menyesal, Karyanya Bisa Rusak Manusia, Ini Penyebabnya

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Detik/Reuters.

Sebagian orang bangga bisa menjadi professor ataupun ilmuwan. Apalagi kalau sudah membuat temuan, dan dapat dimanfaatkan banyak orang. Penemu atau ilmuwan bisa bersemangat melakukan percobaan-percobaan berikutnya.

Tahukah Anda, di lain sisi, ada ilmuwan yang tidak senang dengan penemuannya. Kenapa ya?

Ketika Perang Dunia II berkecamuk, J.Robert Oppenheimer bekerja sebagai direktur utama laboratorium Los Almos di Amerika Serikat. 

Dilansir dari IDN Times, Oppenheimer juga menyetujui proyek pembuatan bom atom yang akhirnya menewaskan ribuan orang di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.

Oppenheimer sendiri tidak pernah menyesal telah menciptakan bom. Karena tujuan saat itu adalah untuk menghentikan perang. Sekaligus membuat dunia jadi tempat yang lebih baik untuk hidup.

Tapi, hal yang membuat Oppenheimer kecewa adalah cara pasukan sekutu menggunakannya.

Oppenheimer tidak pernah menyangka senjata yang awalnya bertujuan untuk menciptakan kedamaian, justru menghabisi jutaan nyawa tak berdosa.

Kalau ada yang bertanya, apakah Anda mengenal Mikhail Kalashnikov? Jawabannya mungkin tidak. Tapi mungkin, beberapa dari kita akan mengenal salah satu karyanya, adalah senapan AK-47.

Dibuat pada akhir Perang Dunia II, senapan otomatis ini masih jadi favorit banyak orang. Selain murah dan mudah diproduksi, AK-47 juga kokoh, ringan, dan mudah dirawat. Berkat kelebihannya, AK-47 berhasil menarik minat banyak orang. Celakanya, teroris selalu mempersenjatai dengan AK-47.

Di hari-hari terakhirnya, Kalashnikov menulis surat pengakuan kepada gereja ortodoks Rusia tentang rasa sakit yang dia derita, ketika melihat orang meninggal karena senjata buatannya.

Dia juga bertanya pada pihak gereja, apakah dia sebagai penganut Ortodoks yang harusnya disalahkan atas kematian para korban terorisme, bahkan jika itu adalah musuhnya sendiri?

Ada juga lho ilmuwan yang dibenci oleh banyak orang karena penemuan gamenya, pasti Anda kenal. Ini namanya.

Artikel Lainnya