Kasihan, Eks Kader Demokrat Diiming-imingi Rp100 Juta Ikut KLB, Bawa Pulang Cuma Rp10 Juta, Gawat

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Tempo/Antara.

Kongres Luar Biasa Partai Demokrat terungkap fakta lain. Sejumlah eks kader partai yang hadir diiming-imingi fulus. Uang saku. Nominalnya tidak main-main. Cukup besar.

Eks kader partai adalah Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Gerald Piter Runtuthomas yang mengungkap fakta lain. Dia mengungkap soal uang saku yang diterima untuk mengikuti KLB di Deliserdang, 5 Maret 2021 lalu.

Mengutip Kumparan, dia dipecat AHY karena terlibat upaya ambil alih kekuasaan sebelum KLB digelar. Catatan AHY, ada 34 DPC yang terlibat dan semuanya diberhetikan sebelum KLB.

Dalam video yang diputar AHY, Gerald mengungkapkan diajak mengikuti KLB oleh eks kader Demokrat Vekcy Gandey. Saat diajak, dia mengaku tak tertarik. Namun dia terus dibujuk agar ikut KLB Demokrat dan diiming-imingi uang saku Rp100 juta!

“Saya bilang, saya ikut karena diiming-imingi uang besar, Rp100 juta. Yang pertama kalau sudah tiba di lokasi akan dapatkan 25 persen dari Rp100 juta yaitu Rp25 juta. Selesai KLB akan dapatkan sisanya Rp 75 juta, nyatanya cuma dapat Rp5 juta," kata Gerald dalam video yang diputar AHY, Senin 8 Maret 2021.

Karena tak sesuai janji, dia menuturkan sejumlah peserta protes. Diawali dengan peserta dari Maluku hingga Papua dan diikuti sejumlah peserta dari wilayah lainnya.

Kemudian, kata dia, eks Bendahara Umum Demokrat Nazaruddin, yang juga salah satu inisiator KLB turun tangan.

Nazaruddin memberi uang tambahan kepada peserta sebesar Rp5 juta. Sehingga, kata dia, peserta membawa pulang uang Rp10 juta usai pelaksanaan KLB.

“Pertama dari Maluku berontak tak sesuai iming-iming. Kedua, Papua mereka lakukan pemberontakan tiba-tiba. Diamankan oleh Pak Nazarudin dan juga daerah-daerah lain," kata dia.

Artikel Lainnya