nyedulur.com

Kalah, Liverpool Iri Manchester United Punya Banyak Penalti, Mungkin Butuh Manajer asal Indonesia

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Dailymail/EPA.

Beban suporter Liverpool cukup berat. Betapa tidak, menjalani tiga pertandingan hanya mendapat dua poin. Usai bermain seri melawan West Bromwich Albion, 1-1 kemudian ditahan imbang tanpa gol Newcastle United, kini The Reds takluk di tangan Southampton. Sebiji gol, pula.

Menyakitkanya gol semata wayang Southampton dilesakkan mantan penyerangnya, Dany Ings menit kedua. Laga ini dimainkan di Stadion St Mary, Selasa 5 Januari 2021 dini hari WIB.

Di laga ini, pelatih Jurgen Klopp menilai Liverpool seharusnya mendapat dua penalti. Tendangan Georginio Wijnaldum yang mengenai tangan Jack Stephens. Demikian juga saat Sadio Mane dijatuhkan Kyle Walker-Peters di kotak terlarang.

“(Handball) tampak seperti penalti yang jelas,” kata Klopp dikutip BBC.

Kemudian dia menyindir Manchester United. Pada posisi ini, rival abadinya dipastikan mendapat hukuman tendangan 12 pas.

“Saya mendengar bahwa Manchester United mendapat lebih banyak penalti dalam dua tahun daripada yang saya alami dalam lima setengah tahun. Saya tidak tahu apakah itu salah saya, atau bagaimana itu bisa terjadi,” sindir Klopp.

“Tapi itu bukan alasan untuk performa. Kami tidak bisa mengubahnya, kami harus menghormati keputusan. Tapi kami bisa mengubah performa kami. Itu fokus kami sekarang,” Klopp menambahkan.

Jika demikian, Liverpool butuh manajer asal Indonesia. Apa kaitannya? Cukup banyak manajer yang lihai mengelola tim Liga Indonesia. Bukan pekerjaan berat untuk mendapat penalti di setiap laga. Tebak saja.

Artikel Lainnya