nyedulur.com

Jembatan Kereta Putus di Brebes, Daop 8 Pastikan KA Reguler Berjalan Normal

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Hujan deras dengan intensitas tinggi diduga penyebab putusnya jembatan kereta api di Brebes. Akibatnya debit air di sungai bertambah dan membuat penyangga jembatan rel tergerus air. Pilar penyangga dari hulu nomor 2 dengan tinggi pilar 22 meter dan panjang jembatan sekitar 50 meter itu putus

Hal ini yang menyebabkan jembatan rel kereta api di Dukuh Timbang, Desa/Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, memutuskan jalur transportasi kereta api.

Namun demikian, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8, Suprapto menegaskan tidak ada dampak dari putusnya jembatan tersebut. Kendati rel tersebut merupakan penghubung jalur Jakarta menuju Daop 8 lintas utara.

Menurutnya, dari sembilan kereta api (KA) penumpang yang beroperasi setiap hari dari Daop 8 Surabaya-Jakarta, hanya ada satu jadwal yang mengalami keterlambatan.

“Kereta Api Gajayana jurusan Gambir-Malang yang seharusnya tiba di stasiun 11.50 WIB terlambat 185 menit. Sedangkan untuk jadwal kereta api yang lain masih tepat waktu,” dikutip Beritajatim, Selasa 12 Januari 2021.

Putusnya jembatan KA tersebut, lanjut Suprapto, tidak menggangu jalur kereta api penumpang dari Surabaya-Jakarta. Sedangkan, KA penumpang selama masa Pandemi Covid-19 tidak semuanya beroperasi setiap hari (reguler). Beberapa kereta api hanya beroperasi sesuai dengan pangsa pasar.

“Sekarang (masa Pandemi Covid-19) yang reguler hanya ada sembilan KA penumpang, lainnya jadwal menyesuaikan,” jelasnya.

Jadwal KA penumpang yang beroperasi di Daop 8 selama pandemi Covid-19 bisa dibuka di sini.

Artikel Lainnya