Janji Afirmasi Ahmadiyah dan Syiah, Kebijakan Gus Yaqut bajir Pujian, Dianggap Mirip Gus Dur

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com.

Kementerian Agama berencana mengafirmasi sejumlah kelompok minoritas di Indonesia. Sebut saja kelompok Ahmadiyah dan Syiah yang tidak bisa menjalankan ibadah mereka. Kedua kelompok ini terusir dari kampung halamannya karena berbeda keyakinan.

Menteri Agama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tidak mau ada minoritas yang terusir dari kampung halaman karena perbedaan keyakinan.

“Mereka warga negara yang harus dilindungi,” kata Yaqut kepada Antara melalui Suara, Jumat 25 Desember 2020.

Gus Yaqut juga menyatakan bahwa Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.

Pernyataan itu merespons permintaan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra agar pemerintah mengafirmasi urusan minoritas.

Sedangkan banyak pihak yang mengecam setelah Gus Yaqut mengeluarkan pernyataan akan melindungi Syiah dan Ahmadiyah. Sebab kedua kelompok itu dinilai aliran sesat oleh masyarakat.

Disisi lain, langkah itu didukung oleh Pengamat politik dan bangsa Toni Rosyd. Dia menilai Gus Yaqut bisa menjadi neo Gus Dur dengan kebijakan tak terduganya.

“Dalam membuat kebijakan harus out of the box. Tidak kaku, harus berani mengambil keputusan yang tidak terpikirkan dari prediksi-prediksi orang selama ini,” katanya melalui channel youtube PadasukaTV Kamis 24 Desember 2020.

Toni Rosyd mengingatkan sosok Gus Dur setiap mengambil keputusan tidak pernah ada yang menduga. Bahkan Gus Dur pernah membela Ahmadiyah yang dihujat banyak orang bukan karena alirannya, melainkan sisi kemanusiaannya.

Menurut Toni Rosyd, tidak ada konflik yang tidak selesai.

Artikel Lainnya