Jangan Sering Begadang, Ahli Medis Bilang: Kurang Tidur Picu Disfungsi Seksual, Perempuan dan Pria

Nyedulur
  • 17 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Kurang istirahat akibat begadang bisa berdampak buruk pada kesehatan. Dari penampilan fisik terlihat tidak segar, mudah lelah, wajahnya suram, dan kurang bergairah.

Sementara gangguan kesehatan yang dimaksud meliputi jantung, hipertensi, insomnia, sampai pada obesitas. Hal yang tidak bisa dipungkiri adalah kemampuan bercinta. Eh, itu menurut ahli medis lho.

Faktanya, mengutip CNN Indonesia, studi menemukan pada perempuan yang kurang tidur hampir dua kali lebih mungkin melaporkan masalah-masalah seksual, seperti kurangnya minat terhadap hubungan seks.

Sebaliknya, studi yang diterbitkan dalam The Journal of the North American Menopause Society ini menemukan bahwa kualitas tidur yang baik meningkatkan aktivitas seksual.

Hasil ini, menurut para peneliti, harus menjadi gambaran untuk para dokter agar mulai menanyakan pasien soal kebiasaan tidur dan fungsi seksual.

“Tidur mungkin akan sangat mudah untuk ditanyakan. Kurang tidur dikaitkan dengan begitu banyak dampak negatif. Jika dia tidak tidur nyenyak, maka mungkin saja ada yang salah dengan fungsi seksualnya,” ujar penulis studi, Stephani Faubion.

Studi ini melibatkan lebih dari 3.400 perempuan sebagai responden. Mereka diminta mengisi kuisioner tentang kualitas tidur antara Desember 2016-September 2019.

Peserta juga menjalani evaluasi klinis untuk disfungsi seksual. Mereka diminta untuk menilai secara mandiri tingkat kehidupan seks masing-masing.

Hasilnya, perempuan yang kurang tidur kurang dari lima jam dalam semalam lebih mungkin melaporkan masalah seksual.

Namun, bukan hanya perempuan yang rentan disfungsi seksual akibat kurang tidur. Pria juga memiliki risiko yang sama,

Studi tahun 2009 menemukan, gangguan tidur seperti sleep apnea, dapat berpengaruh terhadap fungsi seksual pria. Tidur yang terganggu juga ditemukan meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Di sisi lain, ada sejumlah alasan bahwa hubungan seks yang baik terkait dengan kualitas tidur yang lebih baik. Orgasme tak hanya membuat tubuh rileks yang dapat memicu tidur, tapi juga meningkatkan hormon tertentu yang membantu perempuan dan laki-laki tertidur setelah berhubungan seks.

Artikel Lainnya