Jangan Sepelekan, Tidak Gosok Gigi Bisa Bahayakan Kesehatan Jantung

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Social Moms.

Menyikat gigi merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum beraktivitas dan menjelang tidur. Hal ini seperti yang dikatakan oleh para ahli kesehatan gigi dan mulut, bahwa menggosok gigi sebaiknya dilakukan minimal dua kali sehari.

Menurut para ahli, menyikat gigi dapat menghilangkan kotoran dan makanan yang tersisa, agar terhindar dari penyakit gigi dan mulut.

Akan tetapi, tak sedikit juga orang yang mengabaikan gosok gigi sebelum tidur. Biasanya faktor yang mempengaruhinya karena tubuh yang lelah dan ingin segera merebahkan diri di atas kasur. Bisa juga karena malas.

Jika malas menggosok gigi sebelum tertidur, kondisi gigi kotor berkat sisa makanan. Bisa juga menghasilkan banyak asam. Berikut bahaya bila tidak menggosok gigi sebelum tidur yang sudah dilansir dari CNN Indonesia.

Mulut merupakan pintu gerbang untuk berbagai masalah kesehatan. Tak cuma menimbulkan bau tak sedap dan rasa tak nyaman di mulut pada keesokan harinya, tak menggosok gigi di malam hari juga memicu masalah lain.

Persoalan gigi berlubang berawal dari sisa makanan yang tidak dibersihkan. Berkembangnya plak disebabkan makanan yang mengandung karbohidrat, yang meliputi gula dan pati misalnya susu, minuman ringan, kue, atau permen.

Bakteri hidup dan berkembang biak pada sisa makanan. Bakteri menghasilkan asam yang merusak enamel gigi. Selama periode waktu tertentu, bakteri menembus enamel lalu menyerang lapisan gigi yang lebih dalam.

Tak hanya merusak enamel gigi, plak akan berkembang di akar gigi hingga melemahkan gusi. Akibatnya, timbul radang gusi.

Healthline mencatat bahwa bakteri dalam plak mengakibatkan peradangan dan iritasi gusi. Gusi bisa bengkak dan berdarah.

Tidak berhenti sampai di situ. Gingivitis yang tidak mendapat perawatan tepat akan mengarah pada periodontitis. Periodontitis merupakan infeksi yang memengaruhi tulang penopang gigi. Kondisi ini yang menyebabkan gigi tanggal.

Beberapa penelitian mendukung gagasan bahwa kerusakan gigi bisa meningkatkan risiko demensia. Dalam tinjauan penelitian yang diterbitkan Current Neurology and Neuroscience Reports Trusted Source, ada hubungan potensial antara kondisi peradangan pada gigi, termasuk periodontitis dan peradangan otak, yang mengakibatkan kondisi seperti demensia. Ada satu lagi yang bisa menghantui Anda.

Artikel Lainnya