Jangan Remehkan Makanan Pahit, Ternyata Bisa Cegah Kanker dan Obati Penyakit Jantung, Ini yang Perlu Dikonsumsi

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Makanan pahit yang meliput buah dan sayur memang kurang menarik dari sisi rasa. Apalagi jika mengolah atau memasaknya tidak tepat. Rasa pahit bisa melekat dan terasa membekas di langit-langit lidah.

Tapi perlu tahu, gaes. Banyak makanan yang rasanya pahit, justru memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Terutama dalam meningkatkan sistem imun.

Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan pahit yang sudah dilansir dari CNN Indonesia. Makanan pahit ternyata bisa mencegah kanker, penyakit jantung, diabetes, dan masih banyak lagi.

Tentu sudah banyak tahu rasa pare. Iya, benar pahit. Makanan ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat Asia bagian Selatan hingga Tengara dan Afrika.

Pare dikemas dengan fitokimia seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid yang telah terbukti memperlambat pertumbuhan berbagai jenis kanker. Pare juga digunakan untuk membantu menurunkan kadar gula darah.

Seperti kebanyakan makanan pahit, pare kaya akan antioksidan. Senyawa ini membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh paparan radikal bebas.

Sayuran yang masuk dalam kelompok ini umumnya hadir dengan rasa pahit. Beberapa sayuran yang masuk ke dalam kelompok ini di antaranya brokoli, kubis brussel, kubis, kangkung, dan lobak.

Deretan sayuran tersebut mengandung senyawa glukosinolat. Selain bertanggung jawab atas rasa pahit yang dihadirkan, senyawaini juga berperan dalam memberikan beragam manfaat kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa glukosinolat dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Selain itu, glukosinolat dalam sayuran silangan juga membantu enzim hati memproses racun dengan lebih efektif.

Dandelion boleh jadi hanya tanaman gulma. Namun, daunnya dapat dikonsumsi dan bergizi tinggi.

Daun dandelion bisa dimakan mentah dalam salad, ditumis, atau dimasukkan ke dalam sup. Karena rasa pahitnya yang begitu kentara, sering kali daun dandelion dipadukan bahan lain yang memberikan rasa seperti bawang putih dan lemon.

Daun dandelion kaya akan vitamin dan mineral, termasuk kalsium, mangan, zat besi, vitamin A, C, dan K. Daun ini juga mengandung karotenoid lutein dan zeaxanthin yang melindungi mata dari katarak dan degenerasi makula.

Selain itu, daun dandelion juga merupakan sumber probiotik inulin dan oligofruktosa yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Pada gilirannya, bakteri baik ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Artikel Lainnya