Ini Jenis Investasi untuk Pemula, Bukan Sekadar Menabung

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Investasi masih asing bagi sebagian masyarakat. Banyak yang belum memahami fungsi dan kegunaan dari investasi. Masyarakat masih baru tahu sebatas menabung dan deposito. Selebihnya?

Padahal jenis dan manfaat investasi cukup banyak. Investasi tidak selalu dalam bentuk uang. Membeli rumah, apartemen, atau mobil juga bagian dari investasi. Misalnya pembelian dengan kredit kemudian dijual kembali.

Investasi pada umumnya menempatkan uang dalam dalam instrumen selama jangka waktu tertentu. Tentunya berharap keuntungan lebih tinggi dan bisa diambil di masa depan.

Jadi, jika Anda ingin bekeluarga, dan memiliki impian untuk memiliki mobil, rumah ataupun lainnya, investasi adalah keputusan yang paling tepat saat ini.

Akan tetapi, Anda harus paham apa saja komponen investasi itu. Yakni dengan menyisihkan penghasilan untuk tidak dikonsumsi, melainkan ditempatkan dalam bentuk lain.

Dana ditempatkan di instrumen keuangan jangka waktu tertentu dan harapannya adalah return atau keuntungan lebih besar.

Catatan Duwitmu, jenis-jenis investasi pun beragam, seperti reksadana, saham, peer to peer (P2P), emas, obligasi, dan masih banyak lagi.

Buat investor pemula, tidak perlu pusing mempelajari tetek bengek investasi. Cukup tempatkan uang di Reksadana. Urusan the rest akan dikelola manajer investasi.

Emas adalah jenis investasi yang tidak lekang oleh waktu. Sangat populer. Harga emas cukup stabil dan kerap menjadi safe heaven saat krisis. Bahkan emas tidak pernah kehilangan daya tarik di era apapun.

Selain itu, benda mulia ini sangat cocok untuk investasi jangka pendek maupun panjang dengan risiko yang rendah. Keunggulan lain, harga emas selalu naik setiap tahunnya, kendati nilai tukar rupiah jatuh terhadap mata uang asing.

Kemudian saham yang merupakan investasi finansial dengan return terbaik. Hal ini berdasarkan penelitian dan kinerja historis saham. Sejak 1998 hingga 2019, harga saham di Bursa Efek Indonesia, diukur menggunakan IHSG, mengalami peningkatan 14 lipat atau 1,400 persen.

Jadi, kalau tahun 1998 Anda punya uang 1 juta dan dibelikan saham di BEI, maka dalam 20 tahun nilainya menjadi 14 juta. Tanpa menambahkan investasi apapun.

Lalu bagaimana cara untuk melakukan investasi saham. Berikut penjelasannya.

Artikel Lainnya