Hujan Deras dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Dua Rumah Warga Tempuran Rusak

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.com.

Derita warga Dusun Bekucuk dan Tempuran makin lengkap. Hujan deras disertai angin kencang membuat Kawasan tersebut kembali digenangi banjir. Padahal bencana banjir belum sepenuhnya surut akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Dampak dari tingginya intensitas hujan itu membuat peningkatan debit air Avour Sungai Watudakon. Hujan yang cukup lama disertai angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan bahwa hujan menyebabkan banjir. Sebab drainase tidak mampu menampung peningkatan debit air di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Dusun Tempuran dan Bekucuk kembali terendam. Di Dusun Tempuran ada 4 rumah tergenang air dengan ketinggian kurang lebih 5 cm sampai 10 cm. Di Desa Bekucuk ada 8 rumah tergenang air dengan ketinggian kurang lebih 5 cm sampai 10 cm,” katanya dikutip Beritajatim, Kamis 21 Januari 2021.

Saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air. Di tambah sebagian besar jalan belum ada drainase. Meski Avour Sungai Watudakon terjadi peningkatan debit air, namun tidak ada kerusakan pada tanggul. Begitu juga dengan kondisi Avour Sungai Watudakon masih aman.

Zaini menambahkan bahwa banjir di Desa Tempuran adalah genangan, akibat curah hujan yang intensitasnya lebat serta durasi yang cukup lama. Hujan disertai angin tersebut juga menyebabkan pohon tumbang.

“Dua pohon jenis mangga di halaman SDN dan TK Tempuran diameter kurang lebih 40 cm dan 50 cm, tumbang,” katanya.

Ini dua rumah yang tertimpa pohon di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

Artikel Lainnya