Homoseksual di Aceh Dicambuk 77 Kali, Sudah Tiga Kali Diterapkan Sejak 2014, Pecutan Bikin Ibunda Pingsan

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: The Strait Times.

Jangan coba-coba melanggar syariat Islam di Serambi Mekkah. Di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam telah menerapkan hukum berdasarkan syariat Islam. Tentu pelaku kejahatan atau warga yang dianggap tidak sesuai ketentuan mendapat hukuman.

Salah satunya adalah larangan hubungan sejenis atau homoseksual yang diterapkan di Aceh sejak 2014. Akibatnya fatal. Pelaku pelanggaran bisa dihukum cambuk.

Seperti yang terjadi pada Kamis 28 Januari 2021 lalu. Seorang petugas polisi syariah bertudung melakukan hukuman cambuk, sebagaimana dikutip dari Reuters pada 30 Januari 2021, melalui Beritajatim.

Hukuman itu disaksikan kerumunan masyarakat yang mengenakan masker. Salah satu pria yang diduga pelaku homoseksual, terlihat meringis menahan sakit saat menerima hukuman. Hal itu menyebabkan sang ibu jatuh pingsan.

Hukum tersebut adalah yang ketiga kalinya terjadi sejak Aceh melarang homoseksualitas pada tahun 2014. Aceh juga memberlakukan hukuman cambuk untuk kejahatan seperti pencurian, perjudian dan perzinahan. Hukuman tersebut disebut lembaga nirlaba Human Rights Watch sebagai “penyiksaan publik.”

Dua orang lainnya menerima 40 cambukan karena mengonsumsi alkohol dan dua lainnya 17 cambukan karena perzinahan. Andreas Harsono, peneliti Human Rights Watch Indonesia, mengutuk hukuman cambuk dan sikap homofobik yang ditunjukkan oleh beberapa orang di Aceh.

“Jika Indonesia ingin dianggap sebagai negara yang beradab, pemerintah harus menghentikan praktik penyiksaan di Aceh dan segera meninjau bagaimana hukum Islam telah diintegrasikan ke dalam peraturan daerah,” katanya.

Devi Arinah, seorang guru di Aceh yang berusia 53 tahun, mengatakan bahwa dia mendukung hukuman cambuk untuk tindakan homoseksual. Namun menurutnya, orang yang dihukum tersebut harus “diberi konseling agar mereka menyadari bahwa tindakan mereka tidak sesuai untuk kita sebagai orang beriman.”

Artikel Lainnya