Hidup Rukun, Etnis Hindu Madura di Bongso Wetan, Padukan Budaya Jawa dan Bali dalam Beribadah

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritagar.

Ada yang menarik di Pura Kertabumi, Bongso Wetan, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur, setiap Hari Raya Nyepi. Di pura tersebut terdapat umat Hindu dari etnis Madura yang hidup berdampingan dengan umat Muslim setempat.

Pura Kertabumi dibangun pada tahun 1989, sekaligus rumah yang tenang bagi umat Hindu beretnis Madura. Bahkan kehadiran Hindu Madura mendapat respons yang baik dari warga setempat. Tidak hanya Musim saja.

Menurut Beritagar, masyarakat Hindu Madura sudah ada di Bongso Wetan sejak tahun 1910-an. Pada tahun itu, sejumlah kelompoketnis Hindu Madura tiba dari Bangkalan.

Masyarakat pendatang itu melakukan babad alas di kawasan tersebut. Pada tahun kedatangannya, masyarakat Hindu Madura hanya 27 orang yang tingga di Bongso Wetan. Pada perkembangannya, umat Hindu etnis Madura sudah mencapai 223 Kepala Keluarga.

Pendatang dari Bangkalan itu kemudian mempertahankan budaya tempat mereka berasal. Namun warga pendatang ini memadukan budaya Bali dan Madura.

Hal ini ditunjukkan dengan memakai udeng bergaya Bali dan pakaian ala Madura. Inilah identitas mereka sebagai orang Madura kala menggelar upacara keagamaan.

Menariknya, pemeluk Hindu di Bongso Wetan menggunakan bahasa Madura dan Jawa untuk berkomunikasi.

Termasuk saat ritual persembahyangan, dialek Madura kerap pula digunakan, menjadi warna lain dari kultur Hindu dengan cita rasa Nusantara.

Satu yang menjadi kesamaan di antara umat Hindu dan Islam di Bongso Wetan, semua ritual yang mereka gelar selalu lekat dengan tradisi Jawa yang sejatinya menjadi akar budaya di sana.

Seperti misalnya tradisi orang yang mati wajib dikuburkan tanpa harus menunggu. Keputusan ini merupakan tradisi jawa turun temurun yang dilakukan masyarakat Hindu Madura.

Pada saat mendekati perayaan Nyepi, beragam tradisi dan ritual Hindu dilangsungkan di Pura Kerta Bumi. Seperti senandung kidung melantun diiringi bunyi gamelan yang mengalun.

Artikel Lainnya