Hewan Liar Ini Tak Akan Pernah Ada di Kebun Binatang, Ingin Mati Setelah Ditangkap, Ini Alasan Ilmiahnya

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Mandala Montesori.

Kebun binatang tidak hanya sebagai objek wisata saja. Keberadaan kebun binatang sekaligus menjadi tempat konservasi sejumlah binatang. Semisal binatang yang dilindungi, namun mudah dipelihara. 

Namun ada sejumlah alasan, kebun binatang tidak bisa menampung sejumlah binatang tertentu. Bisa karena terlalu liar, sulit ditangkap, habitatnya butuh lokasi khusus, atau hewan tersebut akan mati bila ditangkar atau ditangkap.

Alasan ilmiah inilah menjadikan hewan dibiarkan hidup di alam liar. Harapannya agar bisa hidup dengan lebih baik. Ingin tahu spesies hewan apa sajakah yang dimaksud?

Mudah menyaksikan hiu di akuarium besar. Namun, Anda tak akan pernah menemukan hiu putih besar atau great white shark. Mau tahu alasannya?

Dilansir Mental Floss melalui IDN Times, hiu putih besar merupakan spesies yang suka menjelajahi lautan lepas. Mereka juga memiliki sistem elektroreseptor yang memungkinkannya untuk mendeteksi gelombang air yang dibuat oleh ikan-ikan lain.

Ketika hiu putih besar dimasukkan ke dalam akuarium, mereka akan stres. Satwa liar ini akan menabrakkan diri ke kaca hingga cedera atau bahkan menolak makanan.

Sistem elektroreseptornya juga tak bisa berfungsi sehingga hiu sulit mendeteksi kaca yang ada di sekitarnya.

Dikenal pula sebagai unicorn dari Asia, saola merupakan spesies mamalia yang hanya bisa ditemukan di Vietnam. Tepatnya di pegunungan Annamite. Sayangnya, tidak banyak informasi yang bisa didapatkan mengenai saola karena mereka sangat pemalu.

Bukan hanya itu, mamalia berukuran besar ini juga jarang ditemukan. Bahkan para ahli tidak memiliki data mengenai berapa banyak populasinya. Itulah kenapa saola diasumsikan berjumlah sedikit dan terancam punah.

Pink fairy armadillo merupakan mamalia berukuran kecil yang berasal dari Argentina. Sekilas mereka tampak seperti karakter Pokemon dengan "cangkang" dan kakinya yang unik. Sayang sekali, hewan yang tampak imut ini tak bisa dijumpai di kebun binatang.

Studi dari kebun binatang San Diego mengatakan bahwa pink fairy armadillo tidak akan bisa bertahan lebih dari 30 bulan di luar habitatnya.

Mereka rentan stres ketika ada banyak perubahan di sekelilingnya. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mati dalam perjalanan.

Dinobatkan sebagai hewan terjelek di dunia pada tahun 2013, tentu banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana tampak blobfish sesungguhnya.

Sayang sekali, hal itu tidak mungkin terjadi. Ikan ini tak akan bisa dijumpai di akuarium mana pun.

Ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, blobfish adalah spesies yang hanya bisa hidup di lautan yang dalam sehingga sulit untuk menangkapnya.

Kedua, jika berhasil ditangkap pun, mereka membutuhkan akuarium bertekanan air tinggi hingga ekstrem yang sulit untuk direalisasikan. Ketiga, hingga saat ini tidak ada blobfish yang bisa hidup setelah ditangkap.

Artikel Lainnya