Hebat, Konglomerat Dunia Ini Ternyata Mantan Tukang Cuci Piring

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Celebrity Net Worth/AFP/Getty Images.

Garis takdir manusia telah ditentukan Tuhan. Sepanjang melakukan upaya, manusia bisa mendapat apa yang diinginkan. Tanpa upaya, tidak akan pernah kesuksesan menghampiri diri.

Itulah gambaran tokoh-tokoh sukses. Perjalanan ahidupnya penuh lika-liku. Kesengsaraan, kemiskinan, rasa sakit, dan lapar menjadi pemandangan sehari-hari.

Itulah yang jalani Shahid Khan. Kini dia seorang konglomerat dengan harta kekayaan mencapai Rp111 triliun! Bayangkan, dia dulunya seorang tukang cuci piring.

Berdasaran catatan IDN Times, kekayaan Shahid merupakan pemilik dari perusahaan otomotif bernama Flex-N-Gate. Perusahaan tersebut merupakan tempat dia bekerja dulu dan dibeli pada 1980.

Sekarang, perusahaan bumper truk itu memiliki 62 pabrik dan 24 ribu pegawai di seluruh dunia. Selain perusahaan tersebut, Khan juga memiliki klub NFL bernama Jacksonville Jaguars.

Dia membelinya pada 2012. Tidak hanya itu, dia juga merupakan pemilik klub yang berbasis di Inggris bernama Fulham, yang dibelinya pada 2013.

Pada usia 16 tahun, Shahid memutuskan untuk merantau ke Negeri Paman Sam. Perjalanannya menjadi konglomerat pun dimulai dari sini.

Saat awal merantau, Shahid bekerja sebagai pencuci piring di salah satu restoran dengan bayaran 1,20 dolar per jam. Dia banting setir menjadi tukang agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

Usahanya tidak sia-sia. Shahid Khan berhasil menyelesaikan gelar B,sc jurusan teknis industri dari University of Illinois at Urbana-Champaign (UIUC) pada 1971. Pria kelahiran Pakistan ini kemudian menjadi warga negara AS pada 1991.

Karir pertamanya adalah saat bergabung dengan Flex-N-Gate. Setelah lulus kuliah, dirinya terpilih menjadi Direktur Teknis di perusahaan tersebut. Di sinilah awal kisahnya menjadi konglomerat.

Artikel Lainnya