Hati-hati, Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen Bisa Rusak Ginjal, Ini Cara Mencegahnya

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Klik Dokter.

Apa jadinya hidup tanpa memiliki ginjal. Pastinya di dalam tubuh akan penuh dengan racun. Sebab salah satu fungsi ginjal adalah menyaring racun dalam tubuh. Saringan itu kemudian dibuang dalam bentuk urine.

Pada dasarnya banyak yang abai dengan kesehatan ginjalnya. Semisal konsumsi air putih yang kurang dari cukup. Masalah ini bisa mengganggu kesehatan ginjal. Termasuk juga mengonsumsi suplemen. Oh, yaa?

Tak perlu khawatir. Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menjaga ginjal tetap sehat, sesuai arahan dari rangkuman Kompas.

Cara terbaik menjaga organ ini tetap sehat adalah memastikan diri terhidrasi. Sebab, salah satu fungsi ginjal adalah menyaring kotoran dari darah dan membuangnya menjadi urine lewat kandung kemih.

Saran ini mungkin terdengar klise. Tapi memang asupan air sangat penting untuk membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari darah.

Jika kita tidak cukup minum air, maka saringan kecil dalam ginjal bisa terhenti dan menyebabkan batu ginjal hingga infeksi.

Orang sering tidak sadar mengalami dehidrasi ringan. Sekilas, dehidrasi ringan tidak berbahaya. Tapi, bila keadaan ini terjadi cukup sering maka bisa mempegaruhi fungsi ginjal.

Dalam keadaan normal, orang dewasa membutuhkan minum sekitar dua liter sehari. Meski begitu, kebutuhan minum setiap orang berbeda bergantung pada banyak faktor.

Namun, perlu digarisbawahi, minum berlebihan pun juga bisa merusak ginjal. Hal ini diungkap oleh Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia Aida Lydia.

“Banyak minum air putih bisa sebabkan gangguan elektrolit di darah. Kadar natrium dan kalium dalam darah berkurang, sedangkan kadar cairan di tubuh meningkat sel tubuh jadi membengkak,” ujar Aida dikutip dari Kompas.

Kerja ginjal menjadi semakin berat karena harus menyaring cairan berlebih. Aida menyebut, glomerulus pada ginjal tidak akan kuat melakukan fungsi filtrasi. Jika sudah begitu, bisa saja terjadi gangguan pada ginjal.

Lagi-lagi, mungkin Anda berpikir saran ini sangat klise. Namun, yang perlu disadari, kebanyakan masalah pada tubuh memang bersumber dari makanan yang kita konsumsi.

Lalu, seperti apa sih sebenarnya yang disebut makanan yang baik untuk ginjal?

Merangkum dari Healthline, makanan segar yang rendah sodium baik untuk ginjal. Misalnya saja kembang kol, blueberry, ikan, biji-bijian, dan masih banyak lagi.

Banyak orang berpikir suplemen makanan ataupun obat herbal tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi ginjal. Di Indonesia, obat herbal seperti jamu atau jenis lainnya juga digemari.

Sayangnya, tak banyak yang paham bagaimana aturan konsumsinya. Untuk berjaga-jaga, tidak ada salahnya komunikasikan jenis suplemen maupun obat herbal yang akan Anda konsumsi.

Artikel Lainnya