Hati-hati dengan Sakit Kepala, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: GSK Health Partner.

Sakit kepala bisa menghambat segala aktivitas. Kepala terasa makin berat ketika ada yang berisik. Situasi seperti ini kerap dialami banyak orang.

Namun tak sedikit yang menghiraukan sakit kepala. Meskipun durasinya relatif singkat. Padahal bisa saja hal itu menjadi gejala penyakit tertentu.

Menurut WHO, kebanyakan orang akan mengalami sakit kepala dari waktu ke waktu. Bisa saat bangun tidur, bekerja, berolahraga, bahkan saat bersantai sekalipun.

Meskipun terkadang dapat menyakitkan, akan tetapi sebagian besar sakit kepala bisa diobati dengan obat penghilang rasa sakit. Tapi rasa sakit hanya hilang beberapa jam saja.

Sebetulnya ada beberapa hal yang bisa untuk mengenali jenis sakit kepala dan penyebabnya.

Mengutip Detik, jJenis sakit kepala yang biasanya terjadi di kedua sisi kepala disebut juga sakit kepala karena tegang.

Gejala yang bisa dialami yakni perasaan tertekan di belakang mata, kepekaan terhadap cahaya dan suara, sakit kepala yang berlangsung selama 30 menit.

Penyebab sakit kepala tegang tidak jelas, tetapi stres, kecemasan dan depresi adalah pemicu yang umum.

Jenis sakit kepala bagian belakang mata bisa dikarenakan postur tubuh yang salah. Tak jarang sikap ini membuat leher keseleo dan cedera tulang belakang bagian atas. Ini bisa menyebabkan sakit kepala yang disertai dengan sakit leher.

Untuk mengobatinya, sebaiknya koreksi postur tubuh, olahraga leher hingga lakukan fisioterapi.

Sakit kepala cluster adalah sakit kepala parah yang sering terjadi secara berulang. Bisa dialami sampai enam kali atau lebih.

Sakit kepala ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita. Sakit kepala cluster digambarkan dengan rasa sakit yang menusuk di belakang atau sekitar satu mata.

Gejala lain bisa meliputi, mata berair, kelopak mata bengkak, hidung tersumbat. Penyebab sakit kepala cluster tidak jelas. Tetapi lebih mungkin terjadi pada perokok dan peminum berat.

Jenis sakit kepala lainnya adalah sakit kepala pasca trauma yang dapat berkembang setelah semua jenis cedera kepala. Sakit kepala ini terasa seperti migrain atau sakit kepala tipe tegang dan biasanya berlangsung 6-12 bulan setelah cedera. Mereka bisa menjadi kronis.

Triptans, sumatriptan (lmitrex), beta-blocker dan amitriptyline sering diresepkan untuk mengontrol rasa sakit kepala ini.

Artikel Lainnya