Hanya Bisa Elus Dada, Bocah 15 Tahun Diduga Otaki Pembunuhan Guru SD di Sumut, Motifnya

Nyedulur
  • 12 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: DNA India.

Pembunuhan terhadap Guru SD bernama Marta Lena Butarbutar (42) mulai terungkap. Polisi setempat telah menangkap pelaku pembunuhan di Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Hal yang bisa mengelus dada adalah otak pembunuhan dilakukan bocah berusia 15 tahun. Bocah tersebut berinisial JH (15) yang diduga menyuruh YRT (24) dan NDP (16).

“Satu tersangka lagi JH (15) masih DPO,” kata Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir mengutip Kumparan, Senin 31 Mei 2021.

Ihwal pembunuhan ini berawal saat para tersangka ingin mencuri di rumah korban. Namun karena ketahuan mereka lalu membunuhnya.

“Tersangka ingin melakukan pencurian di rumah korban, namun pada saat itu korban terbangun dan berteriak ‘maling’ sehingga tersangka JH melakukan penusukan dengan benda tajam,” Bungaran menjelaskan.

Begini-begini. Kedua tersangka YRT dan JH berencana melakukan pencurian di sebuah warnet kota Porsea Toba pada Minggu 23 Mei 2021, sekitar pukul 14.00 WIB.

Keduanya sepakat membawa satu kunci baut, pisau dan obeng untuk melancarkan aksinya. Selanjutnya direncanakan pencurian di rumah korban yang berada di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua. Tempat itu merupakan kampung tersangka JH.

Alasan memilih rumah korban, karena hanya dihuni sendirian. Selain itu, tersangka mendapat informasi, di rumah korban terdapat barang berharga seperti laptop, uang, perhiasan, dan benda berharga lainnya

Selanjutnya tersangka YRT mengajak NDN melalui chatting-an di Facebook sekitar pukul 21.30 WIB. NDN menyanggupi untuk ikut menjalankan aksi bersama tersangka lainnya.

Bermodalkan sepeda motor Honda Beat pinjaman, mereka bertiga menuju rumah korban. Tepatnya Senin 24 Mei 2021 sekitar pukul 01.00 WIB.

Para tersangka memarkirkan sepeda motornya 500 meter sebelum rumah korban. Tujuannya agar tidak membuat warga curiga.

“Tersangka JH lalu memandu jalan menuju rumah korban melalui pematang sawah,” ujar Bungaran.

JH berusaha mencari barang berharga. Namun aksinya ketahuan. Korban berteriak minta tolong. Tanpa pikir panjang JH menusuk korban menggunakan pisau yang dibawanya hingga korban terjatuh.

Artikel Lainnya