nyedulur.com

GAR ITB Bantah Laporkan Din Syamsuddin Terlibat Radikalisme, Isi Surat Menentang ASN Terjun Politik

Nyedulur
  • 23 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: RMOL.

Gerakan Anti-radikalisme (GAR) Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai resah. Tuduhan radikaslime yang dialamatkan kepada Din Syamsuddin mendapat pembelaan dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh politik pasang badan.

Begitu juga dengan kampus ITB menolak terlibat. Malahan ITB mengangap GAR bukan bagian organisasi internal kampus, lantaran anggotanya merupakan alumni salah satu perguruan tinggi elit tersebut.

Kali ini GAR ITB menegaskan isi laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas dugaan melanggar UU ASN. GAR menegaskan pelaporan terhadap Din bukan terkait radikalisme, melainkan pelanggaran kode etik sebagai ASN.

“Sebenarnya,ada aturan ASN tidak boleh berpolitik, ada undang-undangnya, jadi isu yang kemarin kemudian melebar,” kata anggota GAR ITB, Nelson Napitupulu, dikutip dari Kumparan, Minggu 14 Februari 2021.

Dia juga menyayangkan sikap Pemuda Muhammadiyah yang tidak membaca surat yang dikirim GAR ke KASN. Nelson menolak bila GAR melaporkan Din Syamsuddin atas tuduhan radikal.

Berpolitik yang dimaksud Nelson adalah sikap Din yang berseberangan dengan pemerintah dan ikut mendirikan dan menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada Agustus 2019 di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Selain itu, Din juga menjabat sebagai Presidium KAMI.

Sebagai catatan, Din Syamsuddin merupakan dosen FISIP di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan berstatus ASN. Selain itu, Din juga menjadi anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB dari kalangan masyarakat periode 2019-2024.

“Kan ada mendirikan KAMI, menentang pemerintah, itu kan tidak boleh, ada UU-nya, sebagai ASN. Kalau dia sebagai profesional non-ASN, ya, boleh boleh saja,” Nelson menambahkan.

“Kedua, dia adalah MWA ITB. Ini kenapa dia yang diprotes, disampaikan pengaduan, karena menyangkut ITB, kan GAR ini ITB centre, jadi memperterang hal-hal yang terjadi di ITB, Din Syamsuddin itu MWA ITB,” tegas Nelson.

Artikel Lainnya