nyedulur.com

Gaes, Terapkan Cara Ini Agar Makanan yang Digoreng Lebih Sehat

Nyedulur
  • 22 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Tirto.id

Hampir sebagian orang suka dengan gorengan. Makanan yang digoreng memang cenderung gurih, nikmat, asin, dan kadang manis. Terlebih mengonsumsi gorengan tidak kenal waktu dan tempat. Dalam segala suasana.

Di balik kenikmatan gorengan menyimpan segudang risiko. Ancamannya adalah penyakit metabolik seperti diabetes, jantung, dan stroke. Namun, risiko ini bisa dicegah dengan cara menggoreng makanan yang sehat.

“Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar makanan tetap sehat dan nutrisi atau nilai gizinya tetap terjaga,” kata dokter spesialis gizi klinis Maya dikutip dari CNN Indonesia.

Terus, bagaimana caranya agar menggoreng bisa lebih sehat?

Minyak merupakan faktor penting dalam menggoreng makanan. Oleh karena itu, selalu gunakan bahan yang paling baik saat menggoreng. Kriteria minyak yang baik adalah yang tidak digunakan berkali-kali.

“Nomor satu, minyak harus yang stabil. Jangan digunakan berulang kali, itu salah,” Maya menjelaskan.

Pastikan saat menggoreng makanan menggunakan minyak dengan jumlah yang tepat. Jumlah ini tergantung dengan jenis makanan yang akan digoreng.

Maya menyarankan agar menggunakan minyak dengan jumlah sedikit atau secukupnya. Minyak yang terlalu banyak dapat meningkatkan jumlah lemak dalam makanan.

Terdapat banyak jenis minyak yang dapat digunakan untuk memasak. Menurut Maya, berdasarkan studi, minyak yang paling sehat adalah minyak zaitun. Minyak ini juga menjadi rahasia hidup sehat orang-orang di Mediterania.

Selain itu, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit yang banyak di Indonesia juga boleh digunakan.

“Tidak perlu mahal, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit juga baik dipakai,” ujar Maya.

Pilih alat penggorengan yang tidak bercampur dengan minyak atau makanan saat digoreng. Jangan gunakan alat penggorengan yang sudah mengelupas karena dapat bereaksi dengan minyak dan makanan.

“Kalau menggunakan teflon, jangan terlalu panas, karena bisa bereaksi dengan minyak dan makanan. Sebaiknya juga pakai alat yang terbuat dari stainless steel,” tutur Maya.

Artikel Lainnya