Gaes, Punya Pacar Gampng Horny, Normal Nggak Sih? Ini Penjelasannya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Maraknya pembuangan bayi dan pernikahan dini dipicu minimnya edukasi soal seks. Masalah lain adalah libido. Soal ini memang sulit dikontrol. Bisa-bisa menjadi pemicu pernikahan dini sejoli yang belum cukup umur.

Menurut psikolog seksual, Zoya Amirin menyebutkan bahwa nafsu atau gairah seksual antara pria dan wanita umumnya berbeda. Mengutip Detik, libido pria umumnya lebih agresif. Hal ini rupanya berkaitan dengan sifat sperma mereka.

“Laki-laki itu sesuai dengan sifat spermanya, sifat sperma laki-laki itu kan sangat agresif ya. Ppunya kecepatan 40 km/jam, itu yang membuat laki-laki relatif lebih agresif,” kata Zoya.

Sementara perempuan, menurut Zoya, cenderung lebih pemilih. Pemilih dalam arti menerima orang-orang yang mendekati mereka.

“Sesuai dengan sifat indung telurnya. Perjalanan dimulai dari diproduksi di ovarium, saat keluar ya menjalani tuba falopi, nempel di rahim, menunggu, kemudian menyeleksi dari jutaan sperma, memilih satu yang jadi pembuahan, itu yang membuat perempuan cenderung kaya juri. Wanita itu pemilih," lanjutnya.

Jadi wajarkah bila pasangan cenderung nafsuan?

“Ketika seseorang sudah mimpi basah, sudah menstruasi, artinya sudah aktif secara seksual,” Zoya menambahkan.

“Kalau dalam term (istilah) psikoseksual adalah mereka yang sudah bisa hamil dan menghamili,” lanjutnya.

Namun, hal ini tentu ada batasannya. Menurut Zoya, perlu ada konsensual atau persetujuan masing-masing pasangan untuk sepakat pada batasan aktivitas seksual apa saja yang mau dilakukan.

Lain hal jika pasangan cenderung melakukan pemaksaan. Bebas melakukan sesuatu semaunya. Zoya berpesan, kebiasaan ini bahkan bisa lebih buruk saat menikah. Bahanya memang.

Artikel Lainnya