Gaes, Pilihlah Makanan yang Cocok Disantap saat Lebaran, Baik untuk Turunan Kolestrol

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Pola makan setelah melewati puasa Ramadan kerap berubah drastis. Biasanya banyak warga memilih ‘balas dendam’ yang mengakibatkan pola makan tidak teratur.

Apalagi banyak suguhan makanan yang beraneka ragam. Mulai dari kue kering, basah, makanan berat, cepat saji, junk food hingga makanan ringan.

Siklus inilah yang berisiko timbul atau bertambahnya penyakit yang meliputi diabetes, kolsterol, asam urat, jantung, dan peningkatan tekanan darah.

Saat menjelang lebaran banyak orang yang menyuguhkan berbagai jenis makanan. Mulai dari cemilan hingga masakan rumahan.

Kolestrol memang cukup sensitif terhadap asupan yang masuk ke dalam tubuh. Terutama jika mengonsumsi makanan tinggi lemak seperti daging, santan dan makanan-makanan lainnya.

Makanan tinggi lemak sangat banyak disajikan saat lebaran. Sebut saja rendang, opor ayam, sayur ketupat dan lainnya. Untuk mengatasinya, beberapa makanan ini bisa mengontrol kolestero yang sudah dirangkum dari Detik.

Kacang-kacangan memiliki kandungan protein yang sangat baik. Kacang-kacangan juga menjadi sumber antioksidan dan lemak tak jenuh yang sangat baik untuk tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kacang seperti almond tidak hanya dapat menurunkan kolesterol buruk, tetapi juga dapat meningkatkan kolesterol baik. Selain almond, beberapa kacang lainnya juga memiliki manfaat yang sama misalnya kacang kenari dan kacang mete.

Selanjutnya, alpukat menjadi buah yang memiliki lemak tak jenuh tunggal, serat larut dan tak larut serta banyak nutrisi lainnya. Serat larut memiliki manfaat untuk membantu menurunkan kolesterol dalam darah.

Sebuah penelitian yang dipublikasi pada jurnal American Heart Association juga telah membuktikannya dengan melibatkan orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas.

Hasilnya, partisipan yang makan setidaknya sebuah alpukat dalam sehari memiliki pengurangan kolesterol yang buruk dalam jumlah yang sangat baik.

Tak hanya itu, Para peneliti telah membuktikan sayuran cruciferous seperti brokoli dapat menurunkan plasma lipid dan kadar kolesterol.

Pada sbeuah penelitian yang melibatkan dua jenis percobaan diet secara acak, orang yang makan 400 gram brokoli dalam seminggu terbukti mengalami penurunan kadar kolesterol buruk.

“Pada kadar populasi, 1 persen pengurangan kolesterol buruk memiliki kaitan dengan 1-2% penurunan risiko arteri koroner,” kata penulis utama penelitian.

Artikel Lainnya