Gaes, Pasti Nggak Nyangka, Indonesia Punya Brand Lokal yang Mendunia, Tidak Hanya Produk Fesyen

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Pecinta kuliner dan produk fashion tentu ingat sejumlah brand yang biasa ada di mall. Sebut saja J.Co dan Excetuvie 99 adalah produk dalam negeri yang kerap muncul di dalam mall papan atas.

Di luar nama-nama tersebut, sebetulnya cukup banyak produk dalam negeri yang mendunia. Malahan beberapa produk dalam negeri sanggup menjual barangnya ke mancanegara, yang meliputi Amerika Serikat, Australia, Eropa, dan Asia.

Kita mulai dari J.Co Donut & Coffee. Masyarakat Indonesia banyak yang menduga donat ini berasal dari luar negeri. Ada yang menduga dari Singapura, Inggris, hinga Amerika Serikat.

Padahal gerai ini didirikan oleh pengusaha salon, Johnny Andrean. Ide dasarnya ketika Johnny kerap mencicipi donat kala melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Sementara gerai J.CO Donut & Coffee pertama kali dibuka di kawasan Supermal Karawaci, Tangerang, pada 26 Juni 2005.

Kabar baik dari pecinta olahraga sepeda. Polygon adalah salah satu brand sepeda ternama di Indonesia. Masyarakat Indonesia banyak yang menduga sepeda ini berasal dari Eropa, merujuk pada nama lini bisnis dari Polygon.

Polygon didirikan oleh PT Insera Sena di Sidoarjo, Jawa Timur. Mengutip laman resminya, pabrik ini didirikan pada tahun 1989 dan kini sudah memiliki 500 outlet lebih. Bahkan sepeda produksi Polygon telah didistribusikan ke 33 negara.

Kontribusi Polygon terhadap prestasi lahraga di Tanah Air cukup besar. Produk ini pernah mendukung tim balap sepeda continental pertama di Indonesia dengan nama Polygon Sweet Nice asal Surabaya yang lahir tahun 2005.

Bagi yang jago traveling tidak alan meninggalkan Eiger. Produk ini awalnya produk tas di Gang Tamrin, Bandung yang berdiri tahun 1970-an.

Namun keputusan memberi nama Eiger diumumkan pada 1989. Mengutip situs resminya, nama Eiger terinspirasi dari Gunung Eiger dengan ketinggian 3.970, sebagai gunung ketiga tersulit didaki.

Kini Eiger telah menjadi salah satu raksasa outdoor equipment di tanah air. Bahkan produknya telah menembus pasar Internasional.

Cintailah produk-produk Indonesia. Itulah kalimat yang disampaikan CEO Maspion, Alim Markus dalam sebuah iklan di televisi. Kalimat itu kemudian melekat kuat di sendi-sendi masyarakat.

Maspion merupakan produk keperluan rumah tangga, yang memproduksi AC, kompor, microwave, oven, cangkir, mangkuk dan houseware lainnya.

Perusahaan ini didirikan Alim Husin, ayah Alim Markus pada 1960-an dengan nama UD Logam Djawa. Alim Husin juga punya CV Hen Chiang. Sepuluh tahun kemudian namanya diubah menjadi Jin Feng yang berarti puncak emas, setelah usahanya makin berkembang.

Sejak dikendalikan Alim Markus, Maspion menjadi raksasa. Usahanya dilirik perusahaan-perusaaan asing lainnya untuk bekerja sama, yang meliputi Samsung, Marubeni, Komatsu, Sumitomo Metals, Kawasaki Steel, Satachi, Seven Seas Chemicals, dan Siam Cement.

Maspion telah memiliki sembilan anak perusahaan, dengan lima cucu perusahaan. Produknya telah diekspor ke mancanegara, di antaranya ke negara-negara Afrika.

Artikel Lainnya