Gaes, Bukan Sekadar Bumbu, Jahe Bisa Sembuhkan Berbagai Penyakit dan Kontrol Berat Badan

Nyedulur
  • 13 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Healthline.

Jahe menjadi primadona sejak pandemi Covid-19 tahun lalu. Masyarakat memburu jahe untuk ditanam maupun dikonsumsi dalam bentuk miniman. Maklum herbal khas Tanah Air ini memiliki segudang manfaat.

Sehat Q mencatat beberapa manfaat dari mengonsumsi air jahe. Salah satunya adalah membantu tetap terhidrasi, meski tak dapat menggantikan air putih untuk menghindari dehidrasi.

Air jahe juga dapat membantu mengurangi rasa sakit. Hal ini tertuang dalam sebuah penelitian yang melibatkan 60 orang dewasa dengan keluhan migran.

Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi jahe sebagai terapi tambahan memiliki efek yang baik dalam mengurangi rasa sakit, dibandingkan dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit.

Selain itu, dengan minum air jahe dapat menjadi salah satu cara menurunkan berat badan.

Dalam suatu studi, para peneliti membagi 10 pria ke dalam dua kelompok. Satu kelompok minum air jahe panas setelah sarapan, sementara satu kelompok lainnya tidak.

Hasil menunjukkan bahwa orang-orang yang minum jahe merasa lebih kenyang. Hal ini dapat mengurangi nafsu makan sehingga bisa membantu berat badan turun.

Sebuah studi menemukan bahwa jahe dapat mengurangi reaksi alergi yang disebabkan peradangan. Kuman, bahan kimia, dan pola makan yang buruk bisa menyebabkan peradangan dan membahayakan tubuh.

Air jahe merupakan minuman yang kaya antioksidan. Sifat antioksidan dalam jahe dapat membantu mencegah penyakit jantung, penyakit neurodegeneratif (misalnya alzheimer dan parkinson), kanker, dan gejala penuaan.

Tak hanya itu, air jahe dapat membantu mengontrol kadar gula darah saat puasa pada penderita diabetes tipe-2.

Di Indonesia, terdapat berbagai jenis jahe di seperti jahe kombongan, jahe merah, hingga jahe putih. So, jahe bukan sekadar bumbu masak. Namun bisa dijadikan minuman herbal yang menyehatkan.

Artikel Lainnya