Gaes, Ada Bike Tour di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Tanam Padi Bareng Warga, Juga Lihat Pembuatan Jamu dan Tempe

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: GNFI.

Indonesia itu kaya dengan objek wisatanya. Sampai-sampai laman Rough Guides menempatkan Indonesia sebagai rujukan utama wisatawan dunia. Sebab negara tercinta ini dianggap punya daya pikat berupa keindahan pulau-pulau dari timur ke barat.

Di dalamnya terdapat keanekaragaman flora-fauna, budaya, kuliner, serta suasana pedesaan yang damai. Itu sebabnya mantan Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyampaikan program sustainable tourism.

Sustainable tourism adalah konsep pariwisata berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Di mana kehadiran sektor pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun manusianya.

Seperti yang dilakukan MOANA Bike Tour. Dikutip dari Good News From Indonesia, MOANA Bike Tour menawarkan wisata bersepeda di Yogyakarta. Bike tour merupakan wisata alternatif di tengah pandemi virus corona di Yogyakarta.

Adapun rute yang ditawarkan meliputi Nanggulan di Kulon Progo. Tur ini dianggap sebagai salah satu konsep sustainable tourism. Sebab wisata ini tetap mengedepankan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi.

Tur menggunakan sepeda sangat ramah lingkungan. Sebab tidak menimbukan polusi dan dampak negatif bagi lingkungan. Selain itu, wisatawan juga diwajibkan membawa botol minuman sendiri.

Pihak penyedia wisata hanya menyediakan galon. Dengan demikian, wisatawan yang ingin minum tinggal ambil air dari galon. Secara tidak langsung ini juga akan mengurangi penggunaan botol plastik.

Selain itu, wisatawan akan dibawa ke beberapa rumah warga untuk melihat proses pembuatan local product di Dusun Pronosutan. Salah satunya pembuatan jamu, tempe benguk, tahu, dan geblek.  Wisatawan juga bisa melihat warga dalam beternak.

Jika tur dalam waktu tanam padi, pengunjung diajak turun ke sawah. Tentu saja menanam padi bersama warga. Harapannya, wisatawan yang diajak sepedaan bisa berbaur dengan masyarakat sekaligus bersyukur dan menghargai proses.

Artikel Lainnya