FPI Babak Belur, Usai Dibubarkan, Rekening Rp1,5 M di BCA Diblokir Pemerintah, Pengacara: Dilakukan Garong

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas/Antara.

Front Pembela Islam (FPI) benar-benar lumpuh. Dipreteli pemerintah. Setelah imam besar mereka, Rizieq Sihab ditahan, giliran organisasi itu dibubarkan pemerintah. Selisih waktunya nyaris berdekatan.

Cukup? Belum. Baru-baru pemerintah memblokir rekening FPI. Diketahui jika FPI memiliki rekening yang mencapai Rp1,5 miliar! Banyak duit juga, ternyata.

Kini FPI tidak bisa mencairkan dana mereka yang tersimpan di Bank Central Asia (BCA). Sebab pemerintah untuk sementara waktu memblokir rekening milik FPI.

Dikutip dari Suara, tim kuasa hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro mengatakan bahwa uang berasal dari penggalangan dana atas nama Irvan Ghani. Uang tersebut telah diberikan kepada keluarga enam laskar FPI sebelum akhirnya diblokir.

“Iya ada dua yang diblokir,” kata Sugito kepada Suara, Selasa 5 Januari 2021.

Rekening yang diblokir ini hanya yang atas nama FPI.

Terpisah, pengacara FPI, Aziz Yanuar menyebut rekening FPI yang diblokir itu berisikan puluhan juta rupiah. Meski demikian ia tidak begitu pasti terkait bank yang menaungi rekening FPI.

“Antara Bank Syariah Mandiri atau Bank Muamalat,” katanya.

Aziz menduga pemblokiran rekening tersebut dilakukan oleh 'garong' yang paling cepat dengan urusan uang namun lambat dalam hal keadilan. Ini sosok yang dimaksud dengan garong.

Artikel Lainnya