nyedulur.com

Eksperimen Ilmuwan Tergila Sepanjang Sejarah, Siksa Binatang, Hidupkan Hewan Mati, Hingga Penggal Kepala Anjing, Ngeriiii

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Pawsome Kitty.

Kejam. Itulah gambaran penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan. Banyak yang menggunakan binatang sebagai bahan penelitian. Tapi caranya yang tidak lazim. Malahan cenderung kejam.

Dalam catatan IDN Times, terdapat beberapa penelitian paling gila yang pernah dilakukan ilmuwan. Di antaranya ada yang memenggal kepala binatang. Ada pula yang membunuh, kemudian menghidupkan binatang itu kembali. Sedih sekali.

Pada tahun 1960-an, dua peneliti dari Pennsylvania State University melakukan penelitian tentang kecenderungan seksual pada seekor kalkun. Saat musim kawin tiba, mereka meletakkan kalkun betina tiruan dan membiarkan kalkun jantan melihatnya untuk mengetahui bagaimana reaksi kalkun jantan.

Alih-alih menolak, kalkun jantan justru mendekati kalkun betina KW, dan mengajak kawin. Enggak berhenti di situ, para peneliti ini mulai mengambil beberapa bagian tubuh kalkun betina ini secara bertahap untuk mengetahui reaksi kalkun jantan.

Dimulai dari mengambil ekor, kedua kaki, sepasang sayap, bahkan tubuhnya, sehingga hanya menyisakan bagian kepala yang disangga kayu. Hasilnya, perasaan kalkun jantan masih sama seperti sebelumnya.

Meski sulit, transplantasi jadi sesuatu yang cukup sering terjadi. Tapi beda kisahnya. Pada tahun 1963, transplantasi bukanlah prosedur yang lazim. Para peneliti masih bertanya-tanya apakah mereka bisa melakukannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim penelitian dari Case Western Reserve University School of Medicine di Cleveland, Ohio memenggal kepala dua monyet. Kemudian melakukan transplantasi kepala monyet ke monyet lainnya.

Well, monyet itu memang bisa hidup. Tapi hanya satu hari, dengan kondisi lumpuh. Kemudian mati keesokan harinya.

Selama ini kita cuma tahu kalau zombie hanya ada di film. Siapa sangka jika zombie ternyata juga pernah hidup di dunia nyata. Tenang, zombie satu ini bukanlah mayat hidup yang akan menyerang manusia.

Zombie ini adalah kucing mati yang berhasil 'dihidupkan' kembali. Adalah Karl August Weinhold, peneliti asal Jerman punya teori. Yakni, otak manusia itu ibarat baterai yang direkatkan dengan seperangkat 'kabel' berupa sistem syaraf.

Karl kemudian melakukan eksperimen pada tahun 1817. Dia membunuh seekor kucing, dan menyuntikkan cairan tertentu ke tubuhnya. Selama 20 menit, kucing mati itu mengangkat kepala, membuka mata, bahkan melompat-lompat layaknya kucing hidup.

Sebetulnya ada beberapa penelitian yang lebih ngeri lainnya. Charles Guthrie lebih kejam dibandingkan Karl August. Simak di sini hasil penelitiannya.

Artikel Lainnya