Eh, Ada Warga yang Tidak Bisa Terima Vaksin, Kenali dan Pelajari Ya, Gaes

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: The Jakarta Post.

Vaksin sinovac telah disuntikkan ke sejumlah masyarakat. Orang pertama yang menerima vaksin adalah Presiden Joko Widodo. Salah satu yang menemani adalah Raffi Ahmad sebagai wakil anak muda.

Selanjutnya program vaksinasi ini akan diberikan kepada seluruh masyarakat. Namun, tidak semua gaes. Ada golongan masyarakat yang tibak bisa divaksin covid-19.

Dilansir dari Suara, pertimbangan kesehatan jadi hal paling utama dalam penggolongan orang yang tidak bisa divaksin. Pasalnya, ketika vaksin diberikan pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu, dapat meningkatkan risiko kesehatan lain.

Alih-alih menjadi solusi, vaksin yang diberikan pada golongan ini justru dapat menimbulkan masalah baru.

Sebagai pengetahuan saja, ada golongan orang yang tidak bisa divaksin Covid-19 berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia.

Setidaknya ada dua golongan besar yang bisa disebutkan menurut rekomendasi tersebut. Golongan pertama, orang yang memiliki tekanan darah 140/90 atau lebih. Sedangkan golongan kedua, orang yang memiliki kondisi kesehatan pernah terkonfirmasi. Mengapa?

Selain itu, ibu hamil atau menyusui, orang dengan gejala ISPA, memiliki anggota keluarga serumah yang melakukan kontak erat dengan suspek, konfirmasi, atau sedang dalam perawatan dalam rangka Covid-19.

Selanjutnya, memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Tengah melakukan terapi aktif jangka panjang pada penyakit kelainan darah, menderita penyakit jantung, menderita penyakit autoimun sistemik (SLE, Lupus, Sjogren, Vaskulitis, dan sebagainya). Penderita penyakit ini juga tidak boleh menerima vaksin.

Artikel Lainnya