Duh, Warga Pasuruan Punya Usaha Threesome, Katanya Terinspirasi Film Porno, Tarifnya Rp300 Ribu Sekali Kencan

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Smber Foto: Campus Times.

Gaes, tidak semua tayangan film bisa ditiru. Apalagi film yang ditiru tidak jelas output maupun muatannya. Apalagi film penuh kekerasan, pornorafi, maupun narkoba yang semuanya melibatkan ana-anak. 

Seperti yang dilakukan warga Pasuruan berinisial BD ini. Dia malah meniru film porno untuk dijadikan usaha. BD membuka binis prostitusi online dengan layanan threesome. Apalagi BD menawarkan gadis di bawa umur untuk layanan tersebut.

Mengutip Antara melalui Suara, terungkapnya bisnis prostitusi online ini berkat patroli siber yang dilakukan Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan dari hasil patroli itu, pihaknya menahan berinisial BD (39). Warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penangkapan bermula dari tim melakukan operasi siber di media sosial,” katanya dikutip dari ANTARA melalui Suara, Kamis 11 Maret 2021.

Sementara itu, Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendy menambahkan, tersangka mengaku menjalankan bisnis haramnnya sejak November 2020.

BD, dalam menjalankan usahanya melibatkan korban berinisial M yang ditawarkannya di media sosial, Twitter. Setelah terjadi kesepakatan, transaksi kemudian dilanjutkan melalui WhatsApp.

“Dia menawarkan threesome, satu wanita dan dua laki-laki dengan bayaran Rp300 ribu (diberikan ke korban),” kata Zulham.

Terkait motif yang dilakukannya, masih kata Zulham, tersangka BD mengaku terinspirasi dari film porno, dan berfantasi untuk bisa "main" bersama laki-laki lain. Ketika menawarkan ke kliennya, tersangka juga mengklaim korban M adalah istrinya.

“Dari keterangan bilang istrinya. Laki-laki hidung belang yakin mau, korban juga minta foto kliennya. Apabila sepakat ditentukan satu tempat (hotel),” Zulham menjelaskan.

Sejauh ini BD sudah tiga kali melibatkan M untuk layanan threesome.

Artikel Lainnya