Duh, Unai Emery Raja Europa League, Fans Arsenal Kok Tersindir, Mestinya Pendukung Manchester United, Ada Apa Sih?

Nyedulur
  • 17 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Arsenal mengukir prestasi gemilang pada musim 2003-2004. Di mana mereka merebut gelar Premier League tanpa tersentuh kekalahan. Tapi itulah gelar kompetisi domestik terakhirnya.

Selanjutnya mereka hanya merebut Piala FA dan Piala Liga. Sedangkan prestasi Liga Champions maupun Europa League belum sekalipun diangkat.

The Gunners pernah memenangkan Winners Cup tahun 1970 dan 1994. Kini Winners telah dilebur dengan UEFA Cup menjadi Europa League.

Tidak adanya trofi itulah yang menyebabkan sejumlah punggawa kabur. Sebut saja Cesc Fabregas. Dia memilih hengkang untuk bergabung dengan Barcelona tahun 2011. Di tahun pertamanya dia langsung merebut gelar La Liga.

Begitu juga dengan Ashley Cole. Dia memilih bergabung dengan Chelsea untuk mendaratkan trofi Premier League 2014-2015 dan Liga Champions tahun 2012.

Paling terbaru adalah Unai Emery. Dia dipecat Arsenal pada 2019 lantaran gagal memberi gelar untuk The Gunners. Terlebih tim tersebut terseok-seok sepanjang musim.

Namun kini dia patut bangga. Sebab Emery menjadi raja Europa League. Sepanjang kariernya, dia telah mengangkat empat trofi Europa League.

Rinciannya tiga trofi bersama Sevilla pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016. Sedangkan tahun ini dia merebut kembali bersama Villareal.

Di partai puncak, Unai Emery mengantar timnya menekuk Manchester United 11-10 melalui drama adu penalti. Adu eksekutor ini dipilih setelah babak normal hingga tambahan waktu kedua tim bermain imbang 1-1.

Gerrard Moreno mencetak gol lebih dulu menit 29. Namun penyerang Manchester United, Edinson Cavani membalas menit 55.

Penggemar Arsenal layak bersedih. Beberapa pemain dan pelatih yang telah hengkang sanggup berprestasi. Terlebih kemenangan Villareal telah menampar pendukung Arsenal.

Artikel Lainnya