nyedulur.com

Duh, Polisi Bali Peras PSK yang Bertahan Hidup di Tengah Pandemi, Masih Dimintai Uang dan Layani Wik Wik

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Dhaka Tribune.

Seorang polisi di Bali dilaporkan seorang PSK atas dugaan pemerasan. MIS (21) memilih menjadi wanita pekerja seks di Bali. Profesi ini dipilih akibat pengurangan pegawai sebuah botel di tengah pandemi.

MIS memilih profesi tersebut untuk bertahan hidup sekitar tiga bulan silam di Pulau Dewata. Celakanya, profesi itu dimanfaatkan oknum polisi berinisial RCN, yang mencoba melakukan dugaan pemerasan.

“Korban punya masalah ekonomi dan terpaksa menjual diri melalui aplikasi Michat," kata Kuasa hukum korban, Charlie Usfunan di Polda Bali dikutip Kompas 19 Desember 2020.

Peristiwa pilu itu dialami MIS pada Rabu 16 Desember 2020. Saat itu dia hendak melayani seorang tamu di kamar kos. Tiba-tiba kamarnya digedor seorang polisi.

Mengetahui hal itu, dia hanya bisa pasrah, kemudian pelanggannya diusir RCN. Pada momen tersebut, MIS bukannya dibawa ke kantor polisi tapi justru dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya.

Malahan RCN masih merampas ponsel korban. Pelaku meminta uang tebusan kepada korban sebesar Rp 1,5 juta. MIS juga masih diminta untuk menyetor uang Rp 500.000 per bulannya sebagai "uang keamanan".

“Awalnya meminta handphone dan setiap sebulan diminta setor Rp 500.000,” kata Charlie menambahkan.

Tak terima dengan perlakuan pelaku, MIS kemudian meminta bantuan kuasa hukum dan melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polda Bali.

Polda Bali berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Artikel Lainnya