nyedulur.com

Duh, Banjir Kepung Tempuran Mojokerto, 163 Rumah Warga Tergenang, Ini Penyebabnya

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Depositphotos.

Kasihan banget warga Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sejumlah rumah warga dikepung banjir. Padahal banjir sempat surut setelah hujan tidak turun dalam beberapa hari di wilayah tersebut.

Tingginya curah hujan di hulu sungai Avour Watudakon menyebabkan luapan di aliran sungai. Ditambah dengan hujan turun dengan intensitas tinggi di sekitar wilayah, menyebabkan air menggenangi rumah warga.

Dikutip dari Beritajatim, terdapat dua dusun yang tergenang banjir, yakni Bekucuk dan Tempuran. Dari dua dusun itu terdapat 163 rumah terendam banjir akibat luapan Sungai Avour Watudakon.

“Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu serta kawasan wilayah lokal (Kabupaten Mojokerto) dengan intensitas sedang hingga lebat, menyebabkan peningkatan debit air Sungai Avour Watudakon yang berlokasi di Desa Tempuran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini.

Zaini menambahkan di Dusun Bekucuk tercatat ada 142 rumah warga yang terendam air. Sementara ketinggian air antara 20 cm sampai 40 cm.

Adapun di Dusun Tempuran terdapat 21 rumah warga yang tergenang air dengan ketinggian 20 cm sampai 40 cm.

“Selain itu, ada sejumlah fasilitas umum di Tempuran yang terendam banjir. Yakin Balai Desa Tempuran, SDN Tempuran dan gereja.  Ketinggian air antara 20 cm sampai 40 cm. Total rumah terdampak banjir di dua dusun itu mencapai 163 unit,” urainya.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menghantam fasum dan sawah. Ini luas sawah yang dihantam banjir.

Artikel Lainnya