Duar! Kilang Minyak Pertamina di Indramayu Meledak, 500 Warga Ngungsi di Pendopo Kabupaten, Tidak Ada Korban Jiwa

Nyedulur
  • 19 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Sindonews/Antara Foto.

Warga yang tinggal di sekitar kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat berhamburan keluar. Mereka ketakutan ketika terdengar ledakan hebat pada Senin 29 Maret 2021, sekitar pukul 01.00 WIB.

Sebab kebakaran itu menimbulkan ledakan yang terdengar hingga radius 5 kilometer. Bahkan jilatan api dapat terlihat dari jarak sejauh 4 kilometer. Hal itu yang membuat warga panik dan ketakutan.

Berdasarkan keterangan dari Pemprov Jawa barat, sedikitnya 500 warga telah dievakuasi. Sementara ada 20 orang mengalami luka-luka akibat kebakaran tersebut.

“Sementara 500-an orang yang dievakuasi ke GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendopo Kabupaten Indramayu. Lima orang luka berat, dan 15 luka ringan,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam keterangannya.

Dia juga meminta agar proses evakuasi memperhatikan upaya pencegahan penularan Covid-19. Begitu juga dengan kebutuhan warga yang mengungsi dapat segera terpenuhi.

Meski demikian, Kang Emil sapaannya, menilai kebakaran Kilang Minyak Balongan sudah terkendali dengan baik, hingga Senin pagi.

“Mohon doanya agar upaya pemadaman berjalan lancar, dan masyarakat Indramayu, khususnya warga sekitar (kilang minyak) juga aman,” Emil menambahkan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi dari Pertamina menyebutkan kebakaran diduga terjadi pada tangki T-301G. Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.

“Pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir,” kata Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, dalam keterangan resminya.

Sementara itu, warga sekitar kilang minyak mengaku sempat mencium bau minyak yang cukup menyengat sebelum munculnya suara ledakan milik PT Pertamina RU VI Balongan.

“Saya sempat cium bau limbah sebelum ada ledakan. Mirip bau bensin biasa. Baunya menyengat sekali,” kata Susi, warga setempat yang mengungsi di Pendopo Kabupaten Indramayu.

Artikel Lainnya