Dua Kali Santi Diajak Wanto Bercinta, Terapis Itu Ditusuk Sajam saat Posisi Kuda-kudaan, Pelaku Kabur Bugil

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.

Masih ingat ya, dengan pembunuhan terhadap terapis di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pelaku yang sudah ditangkap adalah Mohammad Irwanto alias Wanto (24) warga Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Guna menguak motif pembunuhan terhadap Ambarwati alias Santi, seorang terapis, polisi melakukan rekonstruksi. Sedikitnya ada 22 adegan yang diperagakan Wanto sambil duduk di kursi roda, Rabu 10 Maret 2021.

Mengutip Beritajatim, pembunuhan dilakukan saat hubungan badan yang kedua. Adegan ke-17, posisi bercinta adalah kuda-kudaan.

Saat itu tersangka 'nusuk' dari belakang, alias bercinta dengan gaya kuda-kudaan. Kemudian, pelaku langsung menusuk pinggul korban sebelah kiri menggunakan senjata tajam jenis bendo.

Tersangka sengaja membawa sajam sejak dari rumah. Bendo tersebut diambil di bawah bantal.

Akhirnya tersangka mendorong korban dan terjatuh ke lantai dengan posisi terlentang. Dalam kondisi tersebut, tersangka kembali menusuk leher korban di sebelah kiri pada adegan ke-19.

Kapolres Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada 4 Februari 2021 tersebut bertujuan untuk memberikan diskripsi tentang terjadi tindak pidana pembunuhan.

“Rekonstruksi untuk menguji kebenaran keterangan tersangka dan saksi,” katanya, mengutip Beritajatim.

Masih kata mantan Kapolres Sumenep itu, ada 30 adegan yang diperagakan tersangka. Rekonstruksi krusial terjadi pada adegan ke-15 hingga 23. Namun di tempat kejadian perkara (TKP), tersangka memperagakan sebanyak 22 adegan.

“Di TKP ada 22 adegan dan di luar TKP, mulai tersangka di rumah hingga keberangkatan ada delapan adegan. Saat ini (rekonstruksi) dihadiri jaksa dan penasehat hukum yang nanti akan mengungkap di persidangan,” tegasnya.

Artikel Lainnya