Dua Atlet Voli Korsel Terancam Skorsing, Gegara Bullying Sepuluh Tahun Lalu, Korban Pernah Diancam dengan Pisau

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Korea Volleyball/ Facebook.

Kasus bullying atau perundungan di Korea Selatan menjadi sorotan serius. Tidak pandang bulu. Setidaknya dua atlet voli papan atas, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong terancam hukuman berat.

Salah satu hukuman yang hampir pasti dijatuhkan adalah pencoretan dari timnas Korea Selatan. Padahal tim dari Negeri Ginseng ini tengah mempersiapkan diri mengikuti Olimpade 2021 di Jepang. Begituju klub mereka, Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, juga menyiapkan sanksi bagi Lee bersaudari.

Mengutip Kumparan, keduanya diduga melakukan aksi bullying. Padahal kejadiannya sudah sepuluh tahun lalu. Setidaknya ada 21 tuduhan yang meliputi perbuatan kekerasan fisik, mencuri uang, dan mengancam dengan pisau. Serem banget.

Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong lahir di Iksan, Jeollabuk-do, pada 15 Oktober 1996. Jiwa atlet mereka menurun dari sang ibu, Kim Gyeong-hui, anggota skuad Timnas Voli Korsel di Olimpiade 1988.

Keduanya selalu bersekolah di tempat yang sama sejak SD: Jeonju Jungsan Elementary School, Jinju Gyeonghae Girls' Middle School, dan Jinju Sunmyung Girls' High School.

Lee bersaudara merintis karier voli bersama-sama. Namun, Lee Da-yeong lebih dulu dipanggil Timnas Korsel, yakni pada 2012. Sedangkan Lee Jae-yeong baru dipanggil setahun setelahnya.

Pada level klub, keduanya sempat berpisah. Jae-yeong sudah membela Heungkuk Life Insurance Pink Spiders sejak 2014. Di sisi lain, Da-yeong sempat membela Suwon Hyundai Engineering & Construction Hillstate selama 2014-2020, kemudian menyusul saudarinya ke klub yang dibelanya.

Mereka bukan cuma 'pemanis' di klub masing-masing. Buktinya, keduanya tercatat berkali-kali meraih predikat MVP dan masuk All-Star.

Khusus Lee Jae-Yeong, ia memenangi penghargaan Rookie of the Year pada musim 2014/15. Ia juga pernah dianugerahi prestasi Women's Volleyball Player of the Year di Dong-A Sports Awards 2019.

Catatan prestasi keduanya juga tidak sembarangan. Pernah mengantar Korsel merebut perunggu dalam Kejuaraan Asia 2013, perunggu Kejuraan Asia Junior 2014, dan prestasi paling fenomenal medali emas Asian Games 2014.

Artikel Lainnya