nyedulur.com

Diduga Tiga Anggota Brimob Intimidasi Warga, Ini Jawaban Komandan Satuan Brimob DIY

Detik
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Dugaan initimadasi yang dilakukan anggta Brimob kepada warga DI Yogyakarta telah dimediasi. Tim Hukum Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi telah berjumpa dengan Dansat Brimob Polda DIY.

Dikutip dari Detik, pertemuan ini untuk membahas insiden dugaan pelanggaran etik terhadap sejumlah pemuda. Intimidasi diduga dilakukan anggota Brimob Polda DIY. 

“Kami (telah) mendatangi Polda DIY mau meluruskan soal dugaan pelanggaran etik oknum diduga anggota Brimob, karena kami mendapati adanya aduan dari tiga pemuda tanpa alasan yang jelas, mereka ditangkap,” kata anggota tim Hukum Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi, Atqo Darmawan.

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 24 Oktober 2020, sekitar pukul 21.00 WIB. Dia mengungkap ada tiga pemuda berinisial D, R, dan J yang ditangkap oleh tiga orang yang mengaku sebagai anggota Brimob.

D lebih dulu ditangkap di depan gang rumahnya. Dia ditangkap tanpa ada keterangan apapun. KTP disita dan kemudian dibawa ke warung burjo di dekat Mako Brimob Baciro, Yogyakarta.

Di lokasi tersebut, ia mengklaim mendapat intimidasi oleh terduga anggota Brimob dan diinterogasi soal siapa admin akun Twitter @BandSidekick. Mereka mengatakan akun Twitter tersebut telah menghina Brimob.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda DIY Kombes Imam Suhadi menyatakan telah beraudiensi dengan pihak LBH maupun tiga pemuda yang melapor mendapat intimidasi. Ia menyebut permasalahan bermula karena adanya kesalahpahaman.

“Saya meminta maaf apabila anggota kami bertindak tidak sesuai prosedur dan akan mengambil tindakan kepada mereka. Saya juga menjamin rasa aman kepada orang tersebut,” terangnya.

Berikut kronologi penangkapan yang diduga dilakukan anggota Brimob Polda DIY.

Artikel Lainnya