Demokrat Kubu Moeldoko Klaim Sah, Anggap KLB Sesuai AD/ART Partai, Mentahkan Tudingan SBY

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kumparan/Antara.

Partai Demokrat saling klaim sebagai pihak yang sah. Sebelumnya kubu Moeldoko menganggap sah melalui Kongres Luar Biasa (KLB). Sebab peserta KLB yang diselenggarakan di Deliserdang, Jumat 5 Maret 2021 sah sesuai D/ART.

Namun kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuding sebaliknya. KLB yang disebut sebagai kudeta itu tidak dihadiri oleh DPD. Menurut kubu AHY, salah satu pemilik suara dalam pemilihan ketua wajib diikuti DPD.

Pendiri Demokrat yang turut dalam KLB, Hencky Luntungan menyatakan KLB yang digelar sudah memenuhi syarat yang tertuang dalam AD/ART partai. Salah satunya diikuti 50 persen lebih kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

“Dalam AD/ART sudah tertulis atas permintaan, lalu disetujui majelis tinggi, kemudian diikuti DPC 50 persen,” kata Hencky dikutip CNN Indonesia, Senin 8 Maret 2021.

Hencky kemudian mengirimkan tangkapan layar (screenshot) AD/ART Partai Demokrat yang memuat aturan untuk penyelenggaraan KLB. Dari yang dia kirim, KLB diatur dalam Pasal 83 Bab VII tentang Permusyawaratan Partai dan Rapat-rapat.

Pada pasal tersebut dijelaskan, KLB diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat dan dapat diadakan atas permintaan Majelis Tinggi Partai Demokrat atau minimal 2/3 DPD dan 1/2 dari jumlah DPC dan disetujui oleh Majelis Tinggi Partai.

Saat ditanyai soal ketiadaan persetujuan Majelis Tinggi Partai pada KLB yang diselenggarakan pihaknya, Hencky tak menjawab secara lugas. Dia berkata bahwa KLB yang diselenggarakan pihaknya atas permintaan dari DPC dan sudah mencapai kuorum.

“Lah kan atas permintaan dan mencapai kuorum,” katanya.

Artikel Lainnya