Dear Coffee Lover, Bagus Mana Sih, Kopi Panas atau Dingin? Kata Ahli, Nutrisinya Mengagumkan

Nyedulur
  • 10 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Liquidline.

Membahas kopi tak akan ada habisnya. Sebab minuman ini bisa dinikmati di segala suasana, baik di cuaca terik, hujan, maupun suhu dingin. Itu sebabnya kopi bisa dinikmati dalam bentuk dingin atau panas. Di segala cuaca.

Terlebih kopi yang dinikmati dalam kondisi dingin atau es kopi mulai menjadi trend. Ini bisa dilihat menjamurnya mini cafe yang menjajakan kopi dingin. Minuman ini disajikan mulai espresso base maupun metode cold brew.

Pada dasarnya, mengonsumsi kopi bisa membuat tubuh menjadi lebih bertenaga. Kopi juga bisa meningkatkan konsentrasi sekaligus dapat menurunkan berat badan.

Minum kopi secara teratur dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker, depresi, dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan gangguan saraf. Semisal Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) dan Parkinson.

Kemudian muncul pertanyaan, mana yang lebih baik, minum es kopi atau kopi panas? Sulit untuk menjawab.

Seorang profesor epidemiologi dan gizi di Harvard T.H Chan School of Public Health, Frank Hu, MD. PhD., mengatakan bahwa suhu pembuatan kopi tidak berpengaruh terhadap kandungan nutrisinya. Kalau soal rasa tentunya tergantung pada selera masing-masing individu.

Baik secangkir kopi hitam panas maupun segelas es kopi bisa dibilang sama-sama hampir nol kalori dan tak memiliki nilai gizi berarti, melansir Kontan.

Secangkir kopi hitam dan kopi dingin tanpa gula sama-sama tidak mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan makronutrien penting lainnya, seperti kalsium dan serat. Nilai gizi dari kedua versi minuman ini baru akan berubah ketika ditambahkan perasa atau pemanis.

Jika ingin membandingkan mana yang kandungan kafeinnya lebih kuat antara es kopi dan kopi panas, sebenarnya keduanya sama saja. Pasalnya, es kopi pun pada mulanya dibuat dari seduhan air panas yang kemudian ditambahkan es batu. Tapi efek kafein pada es kopi akan lebih cepat timbul ke permukaan daripada kopi panas.

Meski efek kafein dalam kopi dingin bisa dibilang lebih tinggi daripada kopi hangat, rasa es kopi tidak seasam kopi tubruk hangat.

Rata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 — pada skala pH, semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut.

Pasalnya, air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih jinak.

Artikel Lainnya