nyedulur.com

Dapat Tugas Berat, Khofifah Minta Unair Cari Penyebab Puluhan Ikan Paus Tombak Mati di Bangkalan

Nyedulur
  • 16 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kumparan.

Kawasan Perairan Pantai Desa Patereman Kecamatan Modung, Bangkalan dikejutkan dengan puluhan ikan paus tombak yang mampir. Bukan mencari makan, ya gaes. Kelompok paus yang masuk kategori dilindungi ini tiba-tiba berada di perairan tersebut.

Sedikitnya terdapat 52 ikan paus tombak atau paus minke (balaenoptera acutorostrata) yang terdampar. Tapi hanya tiga ekor yang selamat dan dilepas kembali ke tengah laut. Sedangkan 49 ekor lainnya mati.

Matinya 49 ikan paus tersebut menyita perhatian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pihaknya meminta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga meneliti penyebab kematian 49 paus tersebut.

“Ada dari sample ikan paus yang sudah mati ini akan dilakukan exercise oleh Tim Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dari Unair," kata Khofifah, usai melihat kondisi ikan paus bersama tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim, Jumat 19 Februari 2021.

Berdasarkan data, tercatat sebanyak 52 ikan paus tombak ditemukan di perairan ini. 49 diantaranya mati, dan 3 masih hidup. Khofifah menegaskan, yang harus dilakukan adalah secepatnya menguburkan paus yang mati.

“Saya minta dikirim eksavator ke sini, dua eksavator. Proses penguburannya harus menunggu air surut,” imbuhnya.

Jadi yang penting, lanjut Khofifah, dikirim terlebih dulu eksavator ke lokasi. Kemudian dikonsultasikan, dan saling dikoordinasikan dengan Kecamatan, Camat, Kapolsek, dan Danramil, jug Klebun (kepala desa) setempat.

Ikan paus tombak merupakan jenis mamalia laut yang digolongkan dalam subordo paus balin (Mysticeti). Spesies ini merupakan paus terkecil dalam kelompok rorkual (familia balaenopteridae).

Paus tombak telah ditetapkan sebagai salah satu satwa dilindungi oleh pemerintah RI. Sebab satwa ini mulai terancam punah. Sementara berdasarkan konvensi CITES menempatkan paus tombak dalam apendiks I.

Artikel Lainnya