Dapat Ganjaran, Pelaku Penganiayaan Perawat Siloam Palembang Diancam Penjara Dua Tahun, Padahal Motifnya Sepele

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas.

JT tidak berkutik ketika dijemput anggota Polrestabes Palembang. Pria berusia 38 tahun, yang diduga menganiaya perawat RS Siloam Palembang itu pasrah. Bahkan dia tidak melakukan perlawanan saat petugas menjemputnya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra menjelaskan bahwa pelaku tidak melakukan perlawanan. Menurutnya, pelaku sudah mengetahui apa yang dia perbuat.

“Pelaku kita tangkap di kediamannya di Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) yang berjarak kurang lebih dua jam dari Palembang. Pelaku tiba di Polrestabes sekitar pukul 22.30 WIB,” kata Irvan mengutip Kompas, Sabtu 17 April 2021.

Pihaknya menambahkan penangkapan dilakukan setelah menerima laporan kasus penganiayaan tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menetapkan JT sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap perawat berinisial CRS.

JT ditetapakan sebagai tersangka seteleh polisi mengantongi keterangan sejumlah pihak dan barang bukti, yakni rekaman Closed Circuit Televisions (CCTV).

“Hasil pemeriksaan tersangka sudah mengakui seluruh perbuatannya,” ungkapnya. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

Sementara itu, JT mengakui kesalahannya. Dia menjelaskan jika penganiayaan itu dilakukan lantaran emosi sesaat.

Hal itu dia lakukan setelah melihat tangan anaknya berdarah setelah perawat tersebut melepas jarum infus saat akan pulang dari RS Siloam.

“Mohon maaf saya emosi sesaat. Saya mengakui sudah melakukan tindakan di luar kendali,” kata JT di Polrestabes Palembang, Sabtu 17 April 2021.

Selain itu, JT juga mengaku saat itu dia kelelahan karena harus bolak-balik menjaga anaknya.

Artikel Lainnya