Cobalah Rutin Konsumsi Salak, Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Bisa untuk Kontrol Berat Badan

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Specialty Produce.

Salak merupakan buah yang mudah tumbuh di iklim tropis. Namun uniknya, buah ini hanya bisa tumbuh di beberapa negara Asia Tenggara, yang meliputi Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Sedangkan di negara lain, bisa tumbuh tapi kualitasnya kurang baik.

Salak di Indonesia cukup banyak jenisnya, seperti salak pondoh, salak madu, salak gading, salak bali, dan salak gula pasir. Dari kelima jenis tersebut, salak pondoh yang paling banyak diburu, karena rasanya yang manis dan lengkap.

Omong-omong soal salak, buah ini kaya manfaat. Buah dengan rasa manis, sedikit getas, dan asam ini kaya akan nutrisi, mulai dari fosfor, vitamin A, kalium, protein, zat besi, dan masih banyak lagi.

Kontan mencatatn salak memiliki beta karoten sebagai antioksidan kuat untuk membantu menjaga kesehatan mata. Termasuk bagi penderita rabun jauh.

Selain itu, buah salak dapat menurunkan risiko degenerasi makula (masalah mata kronis) dan memperlambat perkembangan katarak seiring bertambahnya usia.

Kandungan beta karoten dalam salak lima kali lebih banyak daripada yang terkandung dalam buah mangga ataupun semangka.

Kandungan serat dan antioksidan yang tinggi dalam salak membuatnya baik dikonsumsi ketika diet. Kalori dalam buah salak yang rendah juga dapat membantu menurunkan berat badan. Adapun kalsium dan karbohidratnya bisa memberi energi meski sedang diet.

Buah salak merupakan buah padat nutrisi yang membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Buah salak kaya akan vitamin dan mineral penting yang dapat membantu menjaga fungsi tubuh dengan baik.

Sementara, antioksidan dalam salak berguna melawan kerusakan sel dan jaringan tubuh. Karbohidrat di dalam salak dapat menjadi energi sepanjang hari.

Selain itu, salak dipercaya mampu meningkatkan stamina dan menstimulasi metabolisme sehingga meningkatkan energi pada tubuh.

Artikel Lainnya