Cemburu, Petani Bojonegoro Meregang Nyawa di Sawah, Pelaku Masih Keluarga

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Free Press Kashmir.

Cemburu bisa membutakan hati. Apalagi yang memiliki perasaan tersebut adalah laki-laki yang masih satu famili. Persaan itu bisa memunculkan sakit hati dan berujung duel. Perkelahian.

Itulah perkelahian yang terjadi di Desa Tambakromo RT 013 RW 007, Kecamatan Malo. Seorang petani bernama Sarmin (61) tewas disabet celurit pada Minggu 21 Februari 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

Mengutip Beritajatim, pembacokan terjadi saat korban berada di sawah. Dia mengalami luka di bagian lengan tangan kiri dan dada sebelah kanan akibat sabetan sabit. Hal ini membuat korban mengalami luka terbuka.

Sarmin tewas bersimbah darah di sawah. Adapun pelaku pembacokan adalah LS (55) yang tak lain masih tetangga. Menurut Kepala Desa Tambakromo, Kiswanto menyebut jika pelaku masih memiliki hubungan saudara dengan pelaku.

“Itu kan sebenarnya pelaku sudah mempunyai dendam lama sama korban. Motifnya cemburu,” kata Kiswanto.

Sebelum terjadi pembacokan, keduanya sempat cekcok. Hingga kemudian berujung pembacokan yang dilakukan oleh pelaku. Akibat pembacokan itu, korban langsung meninggal di tempat kejadian.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang mendapat laporan akhirnya ke lokasi dan melakukan penangkapan. Sementara korban dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk diautopsi.

Artikel Lainnya