Cara Mudah Hilangkan Bau Mulut saat Puasa, Hindari Makanan yang Mengandung Bawang Kala Sahur

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: DLPNG.

Bukan soal lapar dan haus yang menjadi tantangan menjalankan ibadah puasa. Bau mulut, gaes. Maklum, berjam-jam tidak mengonsumsi apapun. Akibatnya mulut mengeluarkan bau kurang sedap.

Sementara bau mulut bisa mengurangi rasa percaya diri. Tenang virus corona membawa berkah. Anda masih diwajibkan mengenakan masker. Jadi tidak perlu takut hilangnya rasa percaya diri.

Sebetulnya ada cara menghilangkan bau mulut saat menjalankan ibadah puasa. Gampang kok, dan sudah dirangkum dari Halodoc.

Sebelum menghilangkan bau mulut, Anda harus tahu tidak ada makanan dan minuman untuk diproses di dalam mulut. Akibatnya, produksi air liur berkurang.

Air liur inilah yang secara alami berguna untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan di rongga mulut. Hal ini karena air liur mengandung enzim anti-bakteri alami. 

Sikat gigi adalah cara sederhana untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Setelah sahur, sikat gigi secara menyeluruh dengan teknik yang benar untuk mencegah sisa makanan menyangkut di sela-sela gigi.

Sikat gigi juga perlu dilakukan sehabis berbuka atau sebelum tidur. Pilihlah pasta gigi yang bersifat antibakteri.

Sikat gigi tidak cukup untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Mouthwash efektif juga dalam melawan bakteri yang mungkin masih terselip di area-area yang sulit dijangkau sikat gigi.

Mouthwash juga mengandung bahan yang bisa menyegarkan napas. Kamu juga bisa berkumur dengan air garam. Bahan ini bisa bekerja sebagai agen antibakteri alami yang membunuh bakteri penyebab bau.

Selain itu, jangan lupa juga untuk membersihkan lidah ketika menyikat gigi. Lidah juga merupakan tempat berkumpulnya bakteri.

Anda bisa membersihkan lidah dengan alat pembersih lidah dan pastikan untuk menjaga pembersih lidah tetap higienis.

Tak hanya itu ada beberapa cara lain yang bisa diandalkan untuk mencegah bau mulut saat puasa.

Cobalah minum air yang banyak saat berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur. Asupan air yang cukup bisa meningkatkan produksi air liur. Selain itu, selalu pilih air putih dan cobalah batasi minuman manis.

Konsumsi makanan sehat dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Buah dan sayuran juga mengandung air yang berguna untuk meningkatkan produksi air liur.

Hindari makanan berbau menyengat saat sahur, seperti bawang putih, bawang bombay, atau jengkol.

Artikel Lainnya