Bukan Sekadar Bagus Merawat Kulit, Bengkuang Bisa Sehatkan Tubuh, Ini Penjelasan Medisnya

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Pikiran Rakyat.

Selain dapat dibuat menjadi berbagai olahan makanan, bengkuang atau bengkoang juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Buah ini kerap digunakan untuk perawatan kulit.

Sebetulnya bengkuang juga punya manfaat lain. Hal ini karena kandungan buah bewarna putih ini kaya akan vitamin dan mineral.

Kandungan itu dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah kulit. Salah satunya mengecilkan pori-pori hingga menyamarkan flek hitam.

Bahkan bengkuang jenis umbi-umbian ini juga terkenal akan kandungan serat dan nutrisi yang lumayan melimpah. Di antaranya kalsium, fosfor, hingga magnesium.

Lalu apa saja sih manfaat bengkuang untuk tubuh itu? Berikut beberapa rangkuman dari Liputan6.

Serat yang terkandung dalam bengkuang menurunkan kadar kolesterol dengan mencegah empedu diserap kembali di usus. Satu lagi adalah mencegah hati membuat lebih banyak kolesterol.

Peningkatan asupan serat ini dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang jahat untuk tubuh. Bengkuang juga mengandung potasium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan melemaskan pembuluh darah.

Mengonsumsi serat dapat membuat saluran pencernaan menjadi lebih lancar. Maka itu mengonsumsi bengkuang yang mengandung banyak serat akan baik untuk pencernaan.

Jenis serat yang disebut inulin juga dapat meningkatkan frekuensi buang air besar hingga 31 persen untuk yang mengalami sembelit. Kandungan air yang tinggi dalam bengkuang juga dapat membantu meringankan sembelit yang terjadi.

Kandungan inulin yang ada pada bengkuang juga yang merupakan serat prebiotik, di mana zat tersebut digunakan oleh bakteri di tubuh untuk menghasilkan manfaat kesehatan.

Sistem pencernaan manusia memang tidak dapat mencerna atu menyerap prebiotik seperti inulin, tapi bakteri pada usus dapat memfermentasinya.

Salah satu pola diet dengan tinggi prebiotik juga dapat meningkatkan bakteri baik di usus dan juga menurunkan bakteri yang tidak sehat. Bakteri usus yang sehat dapat mengurangi risiko obesitas, penyakit jantung, dan juga diabetes.

Dengan antioksidan berupa vitamin C dan E, selenium, dan beta-karoten dapat menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan kanker. Serat pada bengkuang juga mampu memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar.

Artikel Lainnya