nyedulur.com

Bukan Krisis Pandemi, Frank Lampard ‘Dirumahkan’ Chelsea, Dipecat Gegara Hasil Buruk, Thomas Tuchel Berpeluang

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Manajemen Chelsea hilang kesabaran. Tim berjuluk The Blues itu merumahkan alias memecat pelatih Frank Lampard. Pemecatan ini sudah tercium beberapa waktu lalu sejak hasil buruk terus dituai tim asal kota London itu.

Pemecatan dilakukan pada Senin 25 Januari 2021 siang waktu sana, London. Cukup beralasan tim milik Roman Abramovich itu memberhentikan Lampard. Duit keluar banyak, hasilnya buruk.

Di bawah kepelatihan Lampard, persentase kemenangan Chelsea hanya 52,4 persen. Dari 12 pelatih yang pernah memoles Chelsea, Lampard menduduki posisi ke-11. Satu strip di atas Andre Villas-Boas dengan persentase kemenangan cuma 47,5 persen.

Adapun pelatih Chelsea dengan persentase kemenangan tertinggi, sejak didatangkan Abramovich adalah Avram Grant dengan 66,7 persen disusul Antonio Conte 65,1 persen.

Lampard tidak terlalu risau dengan pemecatannya. Menurutnya, merupakan keistimewaan dan kehormatan menjadi pelatih Chelsea. Di mana klub tersebut telah membesarkan namanya.

“Pertama, saya ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan luar biasa yang telah saya terima selama 18 bulan terakhir. Saya berharap mereka tahu apa artinya bagi saya,” kata Lampard dikutip dari Dailymail.

Sebetulnya, Lampard sukses mengantar Chelsea mengalahkan Luton di babak keempat Piala FA sehari sebelum pemecatan. Namun hasil itu tidak menolong Lampard, lantaran posisi Si Biru terus merosot.

Lantas siapa penggantinya? Sejak awal tahun baru lalu santer dikabarkan Thomas Tuchel yang akan menggantikan posisi Lampard. Kebetulan Tuchel kehilangan pekerjaan setelah dipecat PSG.

Belum dipastikan apakah Chelsea menunjuk Tuchel. Sebab tim ini harus meladeni Wolves Kamis lusa.

Artikel Lainnya