Bukan Dibuat Mabuk, Ini Deretan Miras Tradisional di Dunia, Sake Jadi Tradisi Jamuan Bisnis

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Nikkei Asia.

Baru-baru ini jagat maya Indonesia diguncang dengan kemudahan investasi minuman keras. Sejumlah LSM, tokoh agama, tokoh adat di daerah kurang setuju terbitnya Perpres Nomor 10, yang di dalamnya mempermudah investasi miras di empat provinsi.

Ada atau tidak adanya kelonggaran pepres tersebut, di Indonesia sudah cukup banyak produksi rumahan minuman beralkohol atau minuman keras. Ada yang dilegalkan pemerintah setempat, tidak sedikit yang dilarang.

Ngomong-ngomong soal home industry miras, di belahan dunia telah tersebar miras yang cukup terkenal. Bahkan beberapa di antaranya sudah masuk ke Indonesia.

Selama ini Rusia dikenal dengan vodka. Sejatinya Negeri Beruang Merah ini memiliki miras bernama Medovukha sebagai minuman beralkohol tertua di Rusia. Kandungan alkohol miras ini bervariasi antara dua hingga 12 persen.

Medovukha terbuat dari madu, ragi, gula, dan air. Anda bisa juga menambahkan buah buni, aneka herbal, maupun jus buah. Dewasa ini, medovukha adalah minuman mulai dikenal masyarat di negara asalnya.

Tequila mudah dijumpai di sejumlah kafe, pub hingga tempat hiburan malam di penjuru dunia. Miras khas Meksiko ini telah berkembang. Minuman bisa dicampur dengan berbagai jus buah, gin, es krim, dan bahan lain.

Sebetulnya Tequila tercatat sebagai nama kota kecil di Meksiko. Didua dari kota inilah minuman ini berasal. Minuman ini terbuat dari agave biru yang difrementasikan.

Pecinta drama Korea akan selalu melihat Soju. Itulah minuman khas Negeri Ginseng yang selalu ada di setiap serial drama Korea. Malahan di beberapa took, supermarket besar di Indonesia menjual soju.

Minuman ini dibuat dari air beras yang difermentasi. Penjualan soju pun merambah ke seluruh penjuru dunia dengan harga per botol sekitar 1.450 won. Soju tidak berasa dan tidak memiliki bau, sebab kadar alkoholnya hanya 20 persen saja.

Jangan terkejut jika diundang pengusaha Jepang dengan ucapan ‘Kanpai’. Kurang lebih artinya cheers atau bersulang. Itulah tata karma sebelum minum sake di Jepang.

Sake adalah minuman beralkohol sebagai salah satu budaya sekaligus alat komunikasi dalam masyarakat Jepang. Bagi para karyawan atau pekerja di Jepang, minum sake merupakan kegiatan yang penting untuk menjalin hubungan dengan rekan kerja dan kolega.

Mengutip survei yang diterbitkan Global Drug Survey pada 2019, Inggris adalah negara dengan penduduk paling banyak menenggak miras. Alias mabuk.

Negeri Ratu Elizabeth ini cukup banyak produsen miras tradisional. eggnog, cider, Wassail, dan ginger beer merupakan miras khas Inggris.

Namun wassail merupakan minuman tertua di Inggris. Minuman ini ditemukan sekitar tahun 1400-an. Awalnya minuman ini disajikan setiap tradisi wassailing orang Inggris, yaitu sebuah tradisi untuk menyampaikan harapan serta doa untuk keluarga atau teman.

Nah di Indonesia ada tuak, arak, sopi, lapen, swansarai, ballo dan nama-nama lain. Jangan dibuat mabuk-mabukan, gaes.

Artikel Lainnya