nyedulur.com

BSI Raih Sertifikat Emas untuk Sistem Manajemen Pengamanan

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Perusahaan tambang emas yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI) meraih sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Obyek Vital Nasional (SMP Obvitnas). Penghargaan diterima BSI dengan nilai 93,94 persen, setelah audit pada 20-21 Oktober 2020.

Tim audit melibatkan Kepolisian Republik Indonesia yang dipimpin Kasubdit Audit Ditpamobvit Kor Shabara Baharkam Polri, Kombes Pol Dede Ruhiat Djunaedi.

“Semoga bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada saat supervisi tahunan nanti,” kata Dede Ruhiat, mengutip keterangan resmi Corporate Communication BSI, Rabu 21 Oktober 2020.

Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri, menyambut gembira hasil tersebut. Menurutnya audit SMP menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya perusahaan dalam menjalankan kegiatan pertambangan dengan aman dan bertanggung jawab. Adi optimistis capaian ini memberi dampak positif bagi perusahaan.

“Sebagai salah satu Obvitnas, kami (BSI) bertanggung jawab dalam mengembangkan fungsi, sistem, dan metode pengamanannya,” kata Adi dalam keterangan persnya.

Adi juga meyakini bahwa sertifikat emas ini sangat layak diterima. Menurutnya, perusahaan telah melaksanakan sistem pengamanan yang memadai di wilayah operasinya. Yakni di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi

Hal itu terbukti dari nilai SMP Bumi Suksesindo dari setiap tahap yang dilaluinya selalu naik. Pada saat supervisi yang berlangsung pada 7-9 Desember 2019, manajemen pengamanan di BSI mendapat skor 59,51.

Setelah melalui beberapa pembenahan, nilai tersebut meningkat pada fase asistensi, 23-27 Januari 2020, yaitu meraih nilai 87,15. Kemudian pada fase verifikasi pada 13-15 Maret 2020, Tim Pamobvit Polri memberi nilai 91,89.

Dalam penilaian SMP ini, ada empat kategori hasil, yang meliputi tindakan pembinaan (0-55 persen), sertifikat perunggu (56-70 persen), sertifikat perak (71-84 persen), dan sertifikat emas (85-100 persen).

Sertifikat ini berlaku selama tiga tahun dan akan disupervisi setiap tahun selama masa berlakunya sertifikat.

Bagi perusahaan, SMP bertujuan untuk mengelola risiko keamanan perusahaan; melibatkan pemangku kepentingan pengamanan dalam proses bisnis organisasi; mencegah terjadinya kerugian; memperjelas struktur tanggung jawab keamanan dalam organisasi; dan menjamin bahwa SMP adalah bagian dari sistem manajemen organisasi.

“Apabila proses bisnis bisa berjalan dengan aman, kami berharap kehadiran BSI bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Artikel Lainnya