nyedulur.com

Bravo, Tujuh Member ICT Jelajahi Pulau Taiwan Dalam Tempo Lima Hari

Nyedulur
  • 21 hari yang lalu
  • arief

SUmber Foto: Mainsepeda.id.

Aktivitas bersepeda tidak hanya dilakukan di dalam negeri. Sebagian masyarakat Indonesia yang ada di luar negeri juga menggeluti olahraga serupa. Terlebih di tengah pandemic Covid-19 ini sangat cocok untuk bersepeda.

Itulah yang dilakukan tujuh warga Indonesia yang berada di Taiwan. Mereka tergabung dalam Indonesian Cyclist in Taiwan (CIT). memanfaatkan libur Tahun Baru Imlek, tujuh member plus cyclist dari Malaysia mengitari Pulau Taiwan.

Mengutip Main Sepeda, ICT rutin Latihan di Taiwan. Mereka juga aktif ikut event gowes di negara tersebut. Berbagai medan berat di Taiwan sudah mereka taklukkan.

Termasuk tanjakan Wuling yang dikenal sebagai medan paling 'kejam' di negara berpenduduk 23 juta jiwa itu. Usai menuntaskan Wuling, member ICT tercetus ide untuk membuat tantangan lagi.

Mereka memutuskan untuk mengitari Taiwan. Pulau Taiwan hanya seluas 36,197 kilometer persegi. Cuma seperempat dari luas Pulau Jawa!

“Kami dari ICT ingin membuat sebuah kenang-kenangan. Kami sudah pernah ke Wuling, ke titik tertinggi di Taiwan. Jadi, kami mencoba gowes ke rute terpanjang, yakni mengelilingi Taiwan. Kami menyebut perjalanan ini dengan ICT Success Taiwan Loop,” ucap Adi Sahudi, salah satu member ICT.

Mereka mulai berhitung tentang jarak yang akan ditempuh, berapa lama waktu perjalanan, serta rute-rute yang harus dilalui. Mereka berangkat bersembilan. Lima orang start dari Taichung dan empat lainnya memulai perjalanan dari Taipei.

Mereka tidak berangkat bareng-bareng karena tinggal di kota yang berbeda. Sementara jarak Taichung ke Taipei cukup jauh. Kurang lebih 200 kilometer.

Setelah berembuk, diputuskan jika rombongan dibagi dua grup sesuai dengan kota tempat tinggal. Perjalanan dimulai pada Rabu 10 Februari dini hari, sekitar  pukul 02.00 waktu setempat.

Untuk member yang berangkat dari Taipei, bergerak ke arah selatan menuju Chiayi. Panjang rutenya 290 kilometer. Kemudian pada hari kedua, mereka bergerak dari Chiayi menuju Kenting yang terletak di ujung selatan Taiwan. Panjang rutenya 210. Di sini salah satu peserta gowes memutuskan finis di KM 350.

Tersisa tiga cyclist yang bertahan dari grup Taipei, yakni Adi Sahudi, Hartono, dan Rudy Cahyono. Mereka start gowes hari ketiga dari Kenting menuju Taitung yang berjarak 200 km. Mereka disuguhi jalanan berbukit dengan pemandangan yang indah.

Rute di hari keempat, Sabtu 13 Februari, adalah rute yang terberat. Perjalanan sejauh 220 kilometer dari Taitung ke Yilan ini membuat trio cyclist dari Taipei harus gowes naik turun gunung hingga tiga kali. Mereka membelah jalan yang dikelilingi hutan belantara dengan total evelasi 2.500 meter.

"Ini rute terberat. Kami mengelilingi gunung. Begitu sampai puncak, turun, lalu merayap ke puncak lagi. Total ada tiga gunung yang kami lalui. Hingga pukul 20.00, kami masih di atas gunung, berkawan dengan kera. Banyak sekali kera di sepanjang perjalanan," cerita Adi Sahudi.

Artikel Lainnya