Bisa Bikin Bulu Kuduk Merinding, Negara dengan Keberadaan Hacker Terbanyak di Dunia, Indonesia Termasuk, Kok

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: SSL Management.

Kejadian peretasan bukanlah hal yang baru di dunia digital. Cukup banyak website pemerintah, marketplace, hingga media sosial tak luput dari ancaman peretasan. Tokopedia dan YouTube milik keluarga Halilintar bisa menjadi contoh.

Hacker memang sangat meresahkan. Senan sosok di balik layar ini mampu membobol data seseorang dan bisa saja menyebarluaskan. Namun ada juga hacker yang sukses membantu pekerjaan badan hukum. Beneran, lho!

Seperti kasus agensi federal yang meminta bantuan hacker untuk membobol iPhone milik pelaku penembakan massal.

Lalu, berikut lima negara yang dikenal memiliki banyak peretas berbahaya di dunia, mengutip Kompas.

Negara Asia ini dikenal dengan kemajuan teknologi dan ekonominya yang cukup tinggi. Begitu pula dengan kemampuan para peretasnya.

British Banker's Association (BBA) menyebutkan 30 persen dari seluruh tindakan peretasan di dunia dilakukan oleh warga Cina.

Bukan hanya sekedar iseng, penyerangan ini dicurigai ada pihak sponsor. Malahan tudingan negara di balik peretasan terhadap pemerintah maupun bisnis asing.

Rusia, negara yang dipimpin Vladimir Putin ini dikenal sebagai rumah bagi 30 kelompok hacker berkemampuan tinggi.

Bukan hanya itu, negara ini dituding melakukan peretasan terhadap berbagai pihak yang disponsori negara. Tak heran jika nilai pasar gelap kejahatan dunia mayanya bernilai USD2 milliar atau di kisaran Rp29 triliun.

Selanjutnya, Hacker asal Amerika Serikat menjadi pelaku peretasan di banyak negara di seluruh dunia. Targetnya bukan hanya akun media sosial, namun juga sistem keamanan.

Selain itu, pelaku peretasan ini juga beragam dari kalangan orang biasa, penjahat dunia maya, sampai organisasi pemerintah.

Orang mengenal Brasil sebagai penghasil kopi dan pemain spak  bola terbaik. Namun negara di Amerika Selatan ini juga menjadi lokasi jumlah hacker terbanyak.

Peretasan yang dilakukan juga menyebar bukan hanya di dalam negeri, namun sudah merambah luar negeri. Umumnya hacker dari Brasil mengadaptasi alat dan teknik dari Eropa Timur.

Kemudian alat dan teknik tersebut dikombinasikan dengan perangkat lunak dari Rusia, sehingga membuatnya lebih kompleks dan sulit ditangkal.

Tak hanya itu, Indonesia juga masuk dalam daftar hacker terbanyak. Nyatanya Indonesia juga menjadi sarang peretas hebat di dunia.

Laporan BBA tahun 2016 menyatakan jumlah peretasan dari Indonesia terus meningkat.

Artikel Lainnya