Bikin Kaget, Anggota JAD Tuding Petinggi FPI Hadir Baiat Teroris, Diduga Kegiatan Tahun 2015, Polri Pelototi Munarman

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: JPNN.

Polri masih memelototi pergerakan FPI. Biarpun sudah dibubarkan pemerintah, aktivitas masa lampau masih dipantau. Penangkapan belasan terduga teroris di Sulawesi Selatan menjadi bukti.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, teroris yang ditangkap berkaitan dengan FPI dan ISIS. Diduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) mengambil sumpah setia atau baiat terhadap ISIS. Acara itu diduga dihadiri Munarman. Mantan petinggi FPI yang pernah duduk sebagai juru bicara.

Mengutip Viva, acara baiat yang dihadiri Munarman dilakukan pada 2015. Namun sejauh ini polisi masih terus melakukan penyelidikan.

“Itu terjadi pada tahun 2015, tentunya Densus masih mendalami ini,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di kantornya, Jakarta.

Jika Munarman terbukti punya peran atau ditengarai tergabung dalam jaringan teroris, polisi akan melakukan penindakan hukum. Polri tidak gentar menindak target sasaran terduga teroris. Meski mereka eks petinggi FPI, Densus 88 tetap akan menindaknya.

“Apabila memang yang bersangkutan ada keterlibatan, tentunya Densus akan memproses sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Siapa pun terlibat terhadap suatu tindak pidana pasti akan dimintakan pertanggungjawaban, siapa pun dia,” ujarnya

Salah satu terduga teroris jaringan JAD yang juga simpatisan FPI, Ahmad Aulia (30), sempat menyebutkan bahwa ada elite FPI yang hadir dalam upacara baiat massal kepada ISIS.

Ahmad Aulia mengatakan dalam video pendek yang viral di media sosial. Dalam video itu dia mengaku ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada 6 Januari 2021, karena ikut dalam baiat massal kepada ISIS.

“Saya berbaiat kepada Daulatul Islam yang memimpin Daulatul Islam Abu Bakar Al Baghdadi. Saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015, saya berbaiat pada saat itu bersama dengan 100 orang simpatisan dan Laskar FPI,” katanya.

Baiat massal itu dilaksanakan di markas FPI Makassar. Dalam video itu, dia mengklaim bahwa salah satu petinggi FPI Munarman juga hadir. Selanjutnya dia mengikuti beberapa kegiatan.

Artikel Lainnya